Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca signifikan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan periode 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir.
BMKG mencatat, pada periode 23–25 Desember 2025 telah terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di berbagai daerah. Curah hujan sangat tinggi tercatat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencapai 104 mm per hari, serta Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, sebesar 114 mm per hari. Hujan lebat juga terjadi di Banda Aceh, Barito Utara, Kediri, Surabaya, dan Banjarmasin.
BMKG menjelaskan, peningkatan curah hujan ini tidak hanya dipengaruhi faktor lokal, tetapi juga dinamika atmosfer global dan regional. Fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada fase negatif atau La Niña lemah yang mendukung peningkatan pembentukan awan hujan.
Selain itu, perambatan seruakan dingin dari Asia serta aktivitas Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) dinilai berkontribusi signifikan terhadap cuaca ekstrem di Indonesia.
Pada skala regional, suhu muka laut yang relatif hangat di sejumlah perairan, termasuk pesisir barat dan timur Sumatra, Laut Jawa, Laut Banda, hingga Samudra Pasifik utara Papua, turut meningkatkan pasokan uap air. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif dan memperkuat potensi hujan di sejumlah wilayah.
BMKG juga memantau keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu serta bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat. Kedua sistem ini berpotensi memicu konvergensi dan konfluensi angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya.
Untuk periode 26–28 Desember 2025, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan. Sementara potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
Pada periode 29 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, hujan lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Bengkulu, dan Nusa Tenggara Barat. Adapun angin kencang berpeluang melanda Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Papua Selatan.
Menjelang puncak libur Natal dan Tahun Baru, BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, serta aktivitas luar ruang seperti wisata dan perayaan malam pergantian tahun. Masyarakat juga diminta rutin memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui situs BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan kanal media sosial @infoBMKG.
BMKG memastikan informasi cuaca akan terus diperbarui secara berkala guna mendukung keselamatan masyarakat selama periode libur akhir tahun. (H-2)
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Kondisi cuaca di Jawa Tengah masih diguyur hujan ringan-sedang secara merata pada Senin (2/3), bahkan cuaca ekstrem meningkat di 25 daerah.
KONDISI cuaca di sejumlah lokasi di Bali masih belum normal. Selain masih diliputi mendung dan hujan ringan juga berhembus angin cukup kencang hingga menumbangkan pohon.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin, 2 Maret 2026.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 Maret 2026 menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di perairan selatan dan air laut pasang
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved