Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ilmuwan Ciptakan AI yang Bisa Ungkap Penyebab Long Covid 

Cornelius Juan Prawira
20/12/2025 12:47
Ilmuwan Ciptakan AI yang Bisa Ungkap Penyebab Long Covid 
Ilustrasi(Mount Sinai)

Ilmuwan dari Mount Sinai mengembangkan alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru yang tidak hanya mampu mendeteksi mutasi genetik tetapi juga menghubungkannya dengan penyakit yang mungkin ditimbulkannya. Pemanfaatan teknologi ini membuka peluang untuk lebih memahami penyebab gangguan kesehatan kompleks, termasuk fenomena long covid yang membayangi banyak orang setelah infeksi virus.

AI ini bekerja dengan menganalisis data genetik dalam skala besar dan mengidentifikasi pola yang dikaitkan dengan risiko penyakit tertentu. Sistem AI ini mampu melihat bagaimana kombinasi perubahan gen dapat mengubah jalur biologis. Hal itu membuat seseorang lebih rentan terhadap efek jangka panjang infeksi, seperti gejala berkepanjangan setelah sembuh dari Covid-19.

Para peneliti menggunakan alat ini untuk mengurai data dari pasien yang mengalami long covid, kondisi di mana gejala seperti kelelahan hebat, kesulitan bernapas, atau gangguan kognitif bertahan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah infeksi awal. Dengan pendekatan AI, mereka berhasil menemukan korelasi antara varian gen tertentu dan kecenderungan mengalami gejala berkepanjangan.

Data genetik yang diproses oleh AI membantu ilmuwan mengidentifikasi jalur biologis. Hal itu mengarah pada penelitian lebih lanjut tentang mekanisme penyakit serta target potensial untuk terapi yang lebih spesifik.

Pakar kesehatan berharap teknologi seperti ini bisa mempercepat pemahaman tentang faktor genetik yang memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi. Dengan informasi yang lebih detail, peneliti bisa mengembangkan strategi pencegahan dan perawatan yang lebih tepat sasaran bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami long covid.

Langkah ini menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan bukan hanya alat bantu analisis. Tetapi juga bisa menjadi jembatan antara data genetik dan aplikasi medis yang membantu memerangi efek jangka panjang penyakit infeksi modern. (MountSinai.org/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik