Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kebudayaan (Kemenbud) tengah melakukan pendataan terhadap cagar budaya dan museum yang mengalami kerusakan akibat bencana alam di wilayah Pulau Sumatra sejak akhir November 2025. Pendataan ini menjadi pijakan awal bagi pemerintah dalam menyusun langkah rehabilitasi serta perlindungan warisan budaya nasional.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengungkapkan, jumlah situs budaya yang terdampak terus mengalami peningkatan seiring masuknya laporan dari daerah.
"Pada tahap awal kami mencatat sekitar 43 cagar budaya dan museum yang terdampak. Namun jumlah itu terus bertambah dan saat ini diperkirakan mencapai sekitar 70," kata Fadli Zon, dikutip Senin (15/12).
Menurutnya, objek yang terdampak bencana mencakup cagar budaya di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, hingga nasional. Situs-situs tersebut antara lain berupa masjid, gereja, makam bersejarah, serta sejumlah museum.
Kementerian Kebudayaan telah menyiapkan anggaran untuk melakukan langkah intervensi awal setelah masa tanggap darurat berakhir. Upaya tersebut meliputi pembersihan lokasi serta perbaikan ringan guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Selain pemulihan fisik bangunan, perhatian juga diberikan kepada pelaku budaya dan juru pelihara cagar budaya yang turut terdampak bencana.
"Cagar budaya bukan hanya bangunan, tetapi bagian dari identitas dan memori sejarah masyarakat. Karena itu pemulihannya menjadi bagian penting dari proses rehabilitasi pascabencana," ujarnya.
Fadli Zon menegaskan pentingnya pelaksanaan asesmen cepat dan terukur terhadap cagar budaya yang terdampak banjir dan longsor. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar proses pemulihan berjalan tepat sasaran serta terkoordinasi lintas sektor.
Tahapan rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi. Pemerintah berupaya memastikan nilai historis dan keaslian situs budaya tetap terjaga selama proses pemulihan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta melibatkan komunitas setempat. Ke depan, perlindungan cagar budaya di wilayah rawan bencana juga menjadi perhatian jangka panjang Kementerian Kebudayaan.
"Termasuk melalui penguatan mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan agar dampak kerusakan dapat diminimalkan di masa mendatang," tuturnya. (H-2)
Pramono Anung menegaskan rencana pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) setinggi 40 lantai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) tidak bisa mengabaikan status cagar budaya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons rencana Prabowo Subianto membangun gedung MUI di Bundaran HI yang merupakan cagar budaya
Hal yang sering sekali terlihat kurang dalam pemanfaatan cagar budaya disebabkan oleh titik berat dan bobotnya lebih berat kepada komersialisasi pariwisata.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Selain penyerahan sertifikat, rangkaian kegiatan ACBPN 2025 juga diisi dengan workshop, pertunjukan seni, dan pameran Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Menurut Lestari bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra harus menjadi alarm bahwa pelestarian cagar budaya tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved