Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bali Banjir Lagi, Ratusan Keluarga Terdampak

Andhika Prasetyo
15/12/2025 06:10
Bali Banjir Lagi, Ratusan Keluarga Terdampak
Ilustrasi(Antara)

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali, pada Minggu (14/12), berdampak pada ratusan kepala keluarga (KK) dan memaksa ratusan warga mengungsi. Bencana alam tersebut juga menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengatakan korban meninggal dunia merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

“Evakuasi satu korban meninggal WNA di Desa Tibubeneng telah dilakukan dan dibawa ke RSUP Prof Ngoerah. Korban hanyut terseret banjir,” kata Agung Teja saat dikonfirmasi, Minggu.

Meski menelan korban jiwa, Agung memastikan kondisi banjir Bali mulai berangsur surut. Warga yang sempat dievakuasi juga telah kembali ke rumah masing-masing.

“Warga terdampak sementara tercatat sebanyak 191 KK,” ujarnya.

Agung merinci, banjir di Kota Denpasar terjadi di 19 titik. Di Desa Pemecutan Kelod terdapat dua titik banjir, sementara Desa Padang Sambian menjadi wilayah terparah dengan 14 titik banjir yang berdampak pada 191 KK. Sebanyak 20 warga sempat dievakuasi di wilayah tersebut dan kini telah kembali ke rumah, namun masih membutuhkan bantuan pembersihan lumpur.

Selain itu, banjir juga terjadi di Kelurahan Sanur dan Jalan Dewi Saraswati, dengan total 145 warga sempat dievakuasi.

Sementara itu, di Kabupaten Badung tercatat sembilan titik banjir. Di Desa Kerobokan Kelod, empat titik banjir menyebabkan empat warga dievakuasi di Gang Mekar Sari dan kini telah kembali ke rumah. Banjir juga terjadi di Desa Tibubeneng, Desa Kerobokan Kaja, Kelurahan Seminyak, serta Kelurahan Legian.

Di Desa Tibubeneng inilah ditemukan satu WNA meninggal dunia akibat terseret arus banjir.

BPBD Bali terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meski kondisi banjir berangsur surut. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik