Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden mobil SPPG yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Ia menegaskan bahwa pemerintah memandang serius peristiwa ini dan memastikan seluruh proses penanganannya berjalan dengan baik.
“Tentu kita prihatin ya. Ini bukan peristiwa yang diinginkan, dan ini juga merupakan kejadian pertama kali yang terjadi,” ujar Qodari usai mengisi Seminar Natal Nasional 2025 di Palangka Raya, Jum'at (12/12).
Qodari menjelaskan bahwa penanganan aspek hukum sepenuhnya berada pada kepolisian. Berdasarkan informasi yang ia peroleh dari pemberitaan media dan laporan lapangan, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan merupakan sopir pengganti yang baru dua hari bekerja, serta hasil tes urine dinyatakan negatif alkohol.
“Katanya mau menginjak rem malah menginjak gas. Saya lihat videonya, ini sebenarnya tidak masuk akal. Anak-anak sedang di halaman, dan gerbang itu tertutup. Pintu itu ditabrak. Kalau gerbang tertutup artinya siapapun tidak boleh masuk karena sedang ada kegiatan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa dari rekaman visual pada peristiwa tersebut, ada kemungkinan faktor ketidaksiapan atau kekeliruan pengemudi. “Ada kemungkinan sopirnya baru. Tapi ini baru dugaan ya. Bisa saja sopir lama, tetapi karena sesuatu hal dia mau menginjak rem malah menginjak gas,” katanya.
Menjawab pertanyaan mengenai evaluasi tata kelola operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), Qodari menegaskan perlunya penguatan menyeluruh pada manajemen armada dan sopir SPPG.
“Nanti pasti ada evaluasi. MBG dan SPPG ini bukan hanya bicara kualitas makanan dan gizi, tetapi juga manajemen secara keseluruhan. Harus ada SOP yang sangat kuat untuk driver dan mobil,” ujarnya. Ia menekankan bahwa risiko tidak hanya muncul saat perjalanan, tetapi juga ketika kendaraan berada di lingkungan sekolah yang dipenuhi anak-anak.
Qodari menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan keselamatan dan meningkatkan tata kelola sistem secara menyeluruh. “Baik di SPPG-nya sendiri, karena kejadian bisa saja terjadi dalam perjalanan maupun di sekolah yang banyak anak. Jadi ini adalah salah satu hal yang ke depan harus diperbaiki,” tutupnya. (H-2)
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Sebanyak 43,5% penduduk Indonesia belum mampu membeli pangan sehat
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa di awal tahun ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mencapai 19.800 unit.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Selain SLHS, dapur SPPG juga diwajibkan mengikuti serangkaian tahapan pengujian, mulai dari uji laboratorium air dan makanan, sebagai bagian dari penilaian kelayakan higiene sanitasi dapur.
Insyafnya para penjudi on line karena sibuk bekerja di dapur MBG dibenarkan oleh Kepala Desa Sidorejo, Ana Setyawati.
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi menegaskan pentingnya penguatan aspek regulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Peninjauan akan melibatkan instansi terkait guna memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar lokasi, spesifikasi bangunan, serta aspek keselamatan dan kesehatan.
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar pembagian makanan biasa, melainkan instrumen besar untuk melakukan perubahan perilaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved