Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara (Sumut) belum diimbangi dengan penanganan bencana yang mumpuni. Empat daerah dilaporkan mengalami dampak paling parah, yakni Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Sejumlah wilayah lain seperti Kota Medan dan Kabupaten Langkat juga sempat terendam banjir.
Perwakilan Walhi Sumatra Utara, Maulana Sidik menjelaskan bahwa kondisi di lokasi bencana masih sangat memprihatinkan, terutama karena intensitas banjir susulan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
"Di Sibolga dan beberapa wilayah Tapanuli Selatan serta Tapanuli Tengah, banjir susulan masih terjadi hingga dua hari terakhir. Ini menimbulkan kepanikan baru di kalangan warga dan petugas evakuasi," kata Maulana dalam konferensi pers, Jumat (12/12).
Di Kabupaten Tapanuli Utara, dua kecamatan terdampak masih menghadapi kesulitan akses. Maulana mengungkapkan bahwa ada dua hingga empat desa yang hingga kini belum dapat dijangkau karena jalur menuju lokasi masih tertutup longsor.
"Bantuan logistik hanya bisa diambil warga dengan menerobos titik longsor. Persediaan bahan pokok di desa-desa itu benar-benar menipis," jelasnya.
Kondisi serupa juga terjadi di Tapanuli Tengah, di mana hampir seluruh kecamatan terdampak. Puluhan titik longsor membuat distribusi bantuan dari pemerintah maupun relawan tidak dapat menjangkau korban secara merata.
Selain longsor dan banjir bandang, Tapanuli Tengah kini juga menghadapi krisis air bersih. Infrastruktur PDAM rusak parah setelah dihantam banjir.
"Puluhan instalasi PDAM hancur. Akses air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak saat ini," ucapnya.
Pihaknya sedang berupaya mencari solusi, baik dengan pengiriman truk tangki dari Medan maupun pemasangan jaringan pipa sementara di beberapa posko pengungsian.
Sementara di Tapanuli Selatan, sebagian besar wilayah terdampak longsor parah, terutama di kawasan Batang Toru. Gelondongan kayu yang terbawa arus menghancurkan sejumlah jembatan dan pemukiman. Hingga kini, beberapa jembatan masih terputus, menghambat akses antarwilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Maulana menegaskan bahwa keterbatasan sumber daya menjadi hambatan serius. Pemerintah daerah disebut kekurangan tenaga dan peralatan untuk membuka akses dan melakukan distribusi bantuan. Di sisi lain, relawan juga menghadapi tantangan besar karena kondisi medan yang rusak berat.
Hingga saat ini, banyak desa belum menerima bantuan logistik sama sekali akibat akses jalan dan jembatan yang rusak. Listrik di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah juga belum menyala meski bencana telah berlangsung lebih dari dua minggu.
"Tenaga relawan banyak, tapi kondisi lapangan sangat menghancurkan. Dibutuhkan perlengkapan ekstra untuk bisa menjangkau warga yang terisolir," ujarnya.
Melihat skala kerusakan dan keterbatasan penanganan di tingkat daerah, Walhi Sumut mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan status bencana nasional guna mempercepat mobilisasi bantuan.
Ia menambahkan bahwa kondisi pasokan pangan, akses air bersih, dan infrastruktur dasar di banyak titik sudah berada pada tahap kritis dan memerlukan intervensi yang lebih besar.
"Situasinya sangat genting. Banyak desa belum tersentuh bantuan. Pemerintah pusat perlu turun langsung untuk memastikan penanganan lebih maksimal,” tegas Maulana Sidik. (H-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Sejumlah perairan Sumatra Utara berpotensi mengalami gelombang tinggi pada 27 hingga 29 Januari 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Seiring berjalannya penanganan, akses di ruas Tarutung–Sibolga kini mulai pulih dan kembali dapat dimanfaatkan. Pemulihan usai banjir ini memberikan dampak bagi aktivitas harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved