Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S selama 24 jam. Bibit siklon itu kini berada di Samudra Hindia yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di sebagian wilayah Sumatra. Di sisi lain, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan apel siaga bencana.
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengatakan apel itu untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah siap menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.
Adapun apel siaga bencana itu terdiri atas unsur Forkopimda dan melibatkan TNI/ Polri, Basarnas, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Kesiapsiagaan ini, ujar dia, untuk meminimalisasi dampak dan risiko bencana.
Adapun persiapan terkait sarana dan prasarana untuk penanganan bencana, misalnya perahu karet, ambulans, tenda, mobil Damkar, mobil dapur, tanki air bersih, dan kelayakan alat transportasi dapat digunakan ketika terjadi bencana.
"Kita harus semakin memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memastikan kelayakan sarana dan prasarana, dan memperluas edukasi masyarakat," ujar dia.
Jajaran Forkompinda dan masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat musim hujan, dan memperkuat komunikasi lintas strakeholder serta mengajak masyarakat aktif melakukan mitigasi.
"Saya mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan terus mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG terkait cuaca dan keselamatan," pungkas dia.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani meminta masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Bibit Siklon 91S, terang dia, berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung. (Ant/H-4)
Gandeng BMKG, PT KAI Pantau Cuaca Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api Masa Angkutan Lebaran 2026
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Selain bencana hidrometeorologi, Pemkot juga mewaspadai potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved