Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, meraih penghargaan sebagai Pilot Project Low Carbon Initiative (LCI) dari SKK Migas melalui program penanaman pohon mangrove yang dijalankan oleh Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen PGN Saka dalam mendukung keberlanjutan kegiatan hulu migas serta memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan 7 di sekitar wilayah operasi.
Penghargaan diserahkan oleh Kepala Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, kepada Achmad Agus Miftakhurrohman, General Manager SIPL sekaligus Direktur Operasi PGN Saka di Rapat Koordinasi Dukungan Bisnis SKK Migas - KKKS.
“Terima kasih dan apresiasi atas dedikasi, kerjasama dan sinergi rekan-rekan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya yang konsisten dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga pencapaian ini terus menginspirasi dalam peningkatan kualitas program PPM ke depan,” kata Eka, melalui keterangannya, Senin (8/12).
PGN Saka dinilai mengimplementasikan program lingkungan secara terstruktur dan menyeluruh. Melalui upaya konservasi mangrove, perusahaan berkontribusi dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mengatasi abrasi, serta melindungi flora dan fauna di sekitarnya.
Program pembibitan mangrove dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat lokal, dan diperkuat oleh Peta Jalan Restorasi dan Rehabilitasi Ekosistem Mangrove di Banyuurip Mangrove Center sebagai pedoman implementasi jangka panjang.
“Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperkuat upaya pengurangan emisi GRK dan konservasi lingkungan. Konservasi mangrove bukan sekadar program, tetapi komitmen jangka panjang PGN Saka untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ucap Achmad Agus.
Kolaborasi internal yang efektif antara fungsi Health Safety Security Environment (HSSE) dan program Pelibatan Pengembangan Masyarakat (PPM) turut memastikan pelaksanaan penanaman pohon sesuai dengan standar LCI hulu migas. Hingga saat ini, PGN Saka telah menanam 70.000 mangrove, melampaui target KPI yang telah ditetapkan.
Perusahaan juga memperkuat komitmen lingkungan melalui penandatanganan MoU pengelolaan keanekaragaman hayati di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Ujungpangkah, Jawa Timur. Tidak hanya itu, PGN Saka juga dinilai proaktif dalam menjalankan program pilot project LCI.
Pencapaian ini semakin memperkuat komitmen PGN Saka dalam menjalankan kegiatan hulu migas yang aman, bertanggung jawab, dan berwawasan lingkungan. Melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, PGN Saka memastikan bahwa setiap kegiatan operasional tidak hanya memenuhi standar industri, tetapi juga memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. (H-2)
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Selain untuk rehabilitasi mangrove, alat yang telah terdaftar sebagai paten sederhana sejak September 2025 ini juga dapat difungsikan untuk penanaman tanaman lumpur lainnya.
Kementerian Kehutanan mencatat capaian positif dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove sepanjang 2025.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
Tim Pengkaji MBG UNJ menilai keunggulan utama BLU terletak pada kemampuannya mengombinasikan fleksibilitas operasional dengan akuntabilitas yang kuat.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin menjadi tolok ukur utama dalam industri teknologi.
Konsistensi ini mendapat pengakuan eksternal lewat penghargaan bidang CSR dan keberlanjutan, termasuk Indonesia Best CSR Awards 2024 dari The Iconomics.
Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari peningkatan kualitas laporan keberlanjutan yang lebih transparan dan berbasis data.
Pengaturan tata ruang, penyediaan ruang terbuka hijau, serta penerapan prinsip keberlanjutan sejak tahap awal pembangunan jadi unsur dalam konsep kawasan hunian ramah lingkungan .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved