Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA meningkatkan kualitas penanganan lalu lintas di Indonesia mendapat suntikan optimisme baru. Perwira muda Korlantas Polri, Ipda M Haidar Yaafi, S.Tr.K., M.Sc., kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan studi magister di University of Edinburgh, Skotlandia, dengan predikat Distinction. Capaian tersebut mengiringi lahirnya sejumlah rekomendasi strategis yang dinilai siap diterapkan dalam penanganan kemacetan di berbagai kota besar Indonesia.
Disertasi yang mengantarkan Haidar Yaafi meraih predikat akademik tertinggi itu menyoroti kemacetan sebagai persoalan sistemik. Ia menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Riset Haidar Yaafi justru berfokus pada pendekatan terpadu yang memadukan sains, kebijakan, dan perubahan perilaku, sebuah pendekatan yang semakin diadopsi negara-negara maju.
MI/HO--Perwira muda Korlantas Polri, Ipda M Haidar Yaafi, S.Tr.K., M.Sc.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, Haidar Yaafi mengusulkan tiga pilar utama yang dinilainya dapat menjadi arah baru mitigasi kemacetan di Indonesia:
Intervensi Kebijakan dan Regulasi
Haidar mendorong perumusan kebijakan lalu lintas yang tegas dan berbasis data. Contohnya penerapan Electronic Road Pricing (ERP) atau pembatasan kendaraan sesuai volume lalu lintas.
Kebijakan ini, menurutnya, mampu mengalihkan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum secara lebih signifikan.
Pemodelan Transportasi Berbasis Sains
Dengan kompetensi di bidang Transport Modelling, Haidar siap mendukung Korlantas mengembangkan model prediktif untuk mensimulasikan dampak kebijakan sebelum diterapkan.
Pendekatan ini dapat mengurangi kebijakan yang berisiko tidak efektif karena diterapkan tanpa analisis mendalam.
Perubahan Budaya dan Integrasi Fasilitas
Haidar menegaskan bahwa keberhasilan strategi modern membutuhkan perubahan perilaku masyarakat. Integrasi fasilitas publik, termasuk pengembangan kawasan Transit-Oriented Development (TOD), harus diperkuat agar transportasi umum menjadi pilihan utama warga urban.
“Pendekatan baru ini mengajarkan kami melihat kemacetan sebagai persoalan kebijakan, rekayasa, dan budaya sekaligus,” ujar Haidar.
“Kami siap menyumbang analisis berbasis sains mutakhir untuk membantu pemerintah dan instansi terkait merumuskan langkah yang efektif dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Kembalinya Ipda Haidar dengan prestasi dan keahlian yang relevan menjadi bukti komitmen Polri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang responsif terhadap tantangan layanan publik. Integrasi ilmu transportasi modern ke dalam kebijakan nasional dinilai menjadi langkah penting menuju sistem lalu lintas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. (Z-1)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
KOPRS Lalu Lintas atau Korlantas akan menerapkan pengaturan lalu lintas berupa one way dan contraflow berbasis digital di jalan tol selama mudik lebaran 2026.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Penggunaan sirene dan strobo tidak serta-merta bisa dilakukan sembarang pihak. Ada ketentuan jelas kapan digunakan dan kapan tidak.
Dalam unggahan di media sosial, masyarakat meminta agar penggunaan sirene dan strobo ini diutamakan untuk kendaraan dengan kebutuhan urgensi.
PENDIRI Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam menyampaikan imbauan dari Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho agar jemaah menaati aturan lalu lintas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved