Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan penggunaan sirene dan lampu strobo dalam pengawalan kendaraan untuk sementara dihentikan.
Keputusan itu diambil setelah banyak keluhan masyarakat terkait penyalahgunaan fasilitas yang seharusnya dimiliki kendaraan khusus dan penggunaan yang ketat secara hukum.
“Saya sudah berstatement ya bahwa Korlantas akan melakukan evaluasi. Korlantas menghaturkan apresiasi dan terima kasih kami bisa mendengar keluhan masyarakat dan segera kita tindak lanjuti,” ujar Agus dikutip, Selasa (23/9).
Menurut Agus, penggunaan sirene dan strobo tidak serta-merta bisa dilakukan sembarang pihak. Ada ketentuan jelas kapan digunakan dan kapan tidak.
Namun, sebagai bentuk respons atas aspirasi publik, kebijakan penghentian sementara ini diambil sembari menunggu hasil evaluasi.
“Kami juga akan melibatkan masyarakat, akan melibatkan pakar untuk berdiskusi bagaimana tugas-tugas kepolisian untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” ucapnya.
Ia mencontohkan, keberadaan patroli polisi di jalan tol sejatinya ditujukan agar pengguna jalan merasa aman. Namun, praktik di lapangan sering menimbulkan keluhan. Karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan. Terkait wacana penindakan hukum bagi pengguna strobo ilegal, Agus menegaskan penegakan aturan bukan prioritas utama.
“Kami tidak bangga untuk melakukan penegakan hukum. Tetapi kami mengimbau agar mari kita jaga ketertiban bersama-sama. Hal-hal yang dirasa tidak baik oleh masyarakat, Polantas tidak akan mengedepankan penegakan hukum, tetapi menghimbau kesadaran pribadi,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan publik apakah pengguna jalan masih perlu memberi jalan jika melihat kendaraan berstrobo, Agus mengaku pihaknya sedang mengevaluasi situasi di lapangan. “Yang jelas mari kita saling menghormati bahwa jalan itu adalah ramah keselamatan,” pungkasnya. (Far/P-2)
Kepala KSP Muhammad Qodari mendukung gerakan setop tot tot wuk wuk di jalan raya. Menurutnya itu kerasahan masyarakat terhadap sirine dan strobo oleh mobil pengawal
Dalam unggahan di media sosial, masyarakat meminta agar penggunaan sirene dan strobo ini diutamakan untuk kendaraan dengan kebutuhan urgensi.
Pejabat yang dikawal oleh aparat bukan berarti bisa bersikap semana-mena.
Ia mengatakan, dirinya tidak terbiasa menggunakan sirene secara berlebihan saat berkendara dengan mobil dinas.
Tepat pukul 07.59 WIB pada 26 Desember 2024, sirine peringatan tsunami akan berbunyi selama tiga menit di seluruh wilayah provinsi ini
Mantan gitaris Boomerang Tommy Maranua mengotaki berdirinya Strobo.
Penolakan publik terhadap strobo dan sirene dipicu oleh berbagai faktor: diabaikannya landasan hukum, akumulasi kejengkelan masyarakat, hingga semangat sipil yang menguat.
Kilatan strobo dan suara sirine bisa menyilaukan, membuat orang kehilangan fokus, bahkan meningkatkan risiko kecelakaan, apalagi ketika visibilitas rendah.
Kepala KSP Muhammad Qodari mendukung gerakan setop tot tot wuk wuk di jalan raya. Menurutnya itu kerasahan masyarakat terhadap sirine dan strobo oleh mobil pengawal
DPR mengusulkan agar tak polisi tak menyediakan patwal untuk artis. Hal ini merespons polemik ramainya gerakan setop suara 'tot tot wuk wuk' untuk pengawalan di jalan raya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved