Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan bantuan awal berupa logistik kebutuhan pangan, obat-obatan, serta perlengkapan ibu dan anak untuk membantu korban banjir Sumatera Utara. Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa bantuan tahap pertama senilai Rp180 juta tersebut akan segera dikirimkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
“Kami turut berduka atas musibah ini dan merasakan beratnya kondisi yang dialami masyarakat,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11).
Melalui Program Pertamina Peduli, PGN bersama seluruh Subholding dan Holding Pertamina bergerak cepat memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan. Bantuan tahap pertama difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, telur, serta obat-obatan dasar. PGN juga menyalurkan perlengkapan untuk ibu dan anak, termasuk popok bayi dan pembalut, guna memenuhi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.
Paket yang dikirim mencakup makanan siap saji, bahan pangan pokok, baju layak pakai, biskuit, dan air mineral, serta berbagai produk kesehatan dan obat-obatan. Selain bantuan dari Sumatera Utara, PGN turut mengirim dukungan logistik tambahan dari Jakarta. Bantuan tersebut diberangkatkan secara bertahap melalui kerja sama dengan BNPB dan pihak terkait menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Halim Perdanakusuma.
“Secara bertahap, bantuan akan disalurkan ke tiga wilayah, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Namun untuk tahap pertama ini kami fokus pada warga terdampak di Sumatera Utara dan Aceh,” kata Fajriyah.
Ia memastikan koordinasi intensif terus dilakukan dengan pemerintah daerah, BPBD, dan BNPB agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat penanganan bencana di daerah terdampak,” tutupnya. (Ant/E-3)
BANJIR dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat setempat.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Kemenhut terus melanjutkan operasi pembersihan tumpukan kayu dan material limbah pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra Utara
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Kemenhut melanjutkan pembersihan tumpukan kayu dan material limbah bencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan sejumlah titik terdampak di Sumatra Utara
SKALA kerusakan akibat banjir bandang yang melanda tiga provinsi di Sumatera tidak sepenuhnya disebabkan oleh cuaca ekstrem, tapi kerusakan lingkungan.
Kemenag akan memberikan perhatian penuh pada kebutuhan logistik serta pemulihan rumah ibadah dan layanan pendidikan pascabencana banjir dan longsor di Aceh
BANJIR besar yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh terus menimbulkan dampak luas bagi ribuan warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved