Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mendagri Tito Karnavian Gandeng Kemenkes Audit Rumah Sakit di Papua

Andhika Prasetyo
26/11/2025 06:39
Mendagri Tito Karnavian Gandeng Kemenkes Audit Rumah Sakit di Papua
Ilustrasi(Antara)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan bahwa tim Kementerian Dalam Negeri akan bekerja bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan audit paralel terhadap layanan kesehatan di Papua. Kemendagri akan menelusuri sisi regulasi, termasuk ketentuan dalam Peraturan Bupati maupun Peraturan Gubernur yang mengatur pelayanan di RSUD Kabupaten Jayapura dan RSUD Dok II sebagai rumah sakit rujukan provinsi. Sementara itu, Kemenkes akan menurunkan tim khusus guna menilai aspek teknis pelayanan medis di fasilitas kesehatan tersebut.

Tito menyebut Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar terhadap kasus seorang ibu hamil yang meninggal setelah ditolak empat rumah sakit. Presiden meminta agar kejadian serupa tidak kembali terulang, baik di Papua maupun di daerah lain.

“Pesan Pak Presiden jelas, jangan sampai kejadian seperti ini terulang. Segera lakukan audit untuk mengetahui pokok masalahnya dan lakukan perbaikan,” ujar Tito.

Ia menegaskan bahwa pengiriman tim audit merupakan instruksi langsung dari Presiden. Tito juga telah berkomunikasi dengan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri, untuk mengambil langkah-langkah tanggap darurat, termasuk memastikan keluarga korban memperoleh pendampingan dan bantuan.

Tito meminta pemerintah daerah mengumpulkan pimpinan rumah sakit, dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, serta penyedia layanan kesehatan swasta guna mengidentifikasi sumber persoalan.

“Saya minta Gubernur, setelah saya mendapat informasi, segera ke rumah korban. Keluarga korban harus dibantu,” katanya.

Kronologi

Irene Sokoy, warga Kampung Hobong, Sentani, meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya pada Senin (17/11). Sehari sebelumnya, Minggu (16/11), ia dibawa keluarga ke RSUD Yowari untuk menjalani proses persalinan.

Tenaga medis menyarankan operasi dan merujuk pasien ke RS Dian Harapan, RSUD Abepura, hingga RS Bhayangkara. Karena di tiga RS tersebut tidak mendapat penanganan, ia kemudian dirujuk menuju RSUD Jayapura.

Dalam perjalanan menuju RSUD Jayapura, Irene mengalami kejang sehingga ambulans kembali mengarah ke RS Bhayangkara. Resusitasi dilakukan, namun baik Irene maupun bayinya tidak berhasil diselamatkan. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik