Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPISAN enamel gigi selama ini menjadi teka-teki besar dalam dunia kedokteran gigi. Ia adalah material paling keras di tubuh manusia, lebih kuat dari tulang, namun memiliki satu kelemahan, begitu hilang, ia tak dapat tumbuh kembali.
“Berbeda dengan tulang atau rambut, enamel tidak beregenerasi. Jika hilang, ia hilang selamanya,” kata Dr. Sherif Elsharkawy, konsultan prostodonsia sekaligus penulis senior penelitian terbaru ini dilansir dari Techexplorist.
Temuan tersebut menjadi menarik karena para ilmuwan menemukan bahwa keratin, protein yang terdapat pada rambut, kuku, dan bulu domba, dapat berinteraksi dengan mineral dalam air liur dan membentuk lapisan baru yang menyerupai enamel asli, lengkap dengan struktur kristalitasnya. Dalam uji laboratorium, lapisan berbasis keratin itu bukan hanya memperlambat erosi, tetapi sepenuhnya mencegahnya.
Dengan kata lain, alih-alih menambal kerusakan seperti yang dilakukan fluorida, keratin membantu gigi memperbaiki diri.
Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengekstraksi keratin dari wool, sumber biologis yang melimpah dan berkelanjutan. Ketika protein ini ditempelkan ke permukaan gigi dan terpapar air liur, keratin secara alami membentuk struktur mirip kristal yang berfungsi sebagai kerangka. Struktur ini kemudian menarik ion kalsium dan fosfat, membangun lapisan keras yang hampir tidak dapat dibedakan dari enamel asli, baik dari tampilan maupun kekuatannya.
Para peneliti menyebut proses ini sebagai membangun baju zirah baru untuk gigi dari bahan yang selama ini dianggap limbah.
Pendekatan ini juga memberi alternatif terhadap bahan tambal gigi konvensional yang bergantung pada resin sintetis dan plastik, yang bisa beracun, tidak tahan lama, dan merusak lingkungan.
“Keratin menawarkan alternatif transformatif untuk perawatan gigi saat ini. Ia bersumber dari limbah biologis seperti rambut dan wool, menghilangkan kebutuhan resin plastik berbahaya, dan tampil lebih natural mengikuti warna asli gigi,” ujar Sara Gamea, peneliti PhD dan penulis pertama studi tersebut.
Dengan naturenya yang organik, keratin tidak hanya lebih sehat untuk mulut, tetapi juga lebih ramah lingkungan.
Tim peneliti kini membayangkan dua produk utama, pasta gigi untuk penggunaan harian guna melindungi enamel, serta gel profesional yang dapat diaplikasikan dokter gigi, mirip dengan lapisan bening seperti cat kuku, tetapi untuk gigi. Jika pengembangan berjalan lancar, produk berbasis keratin ini diperkirakan bisa masuk pasar dalam dua hingga tiga tahun.
Teknologi ini, kata Gamea, adalah jembatan antara biologi dan kedokteran gigi. “Kita memasuki era ketika bioteknologi tidak hanya mengobati gejala, tetapi memulihkan fungsi alami tubuh menggunakan materialnya sendiri.”
Dr. Elsharkawy menambahkan, “Dengan kemitraan yang tepat, kita mungkin bisa menumbuhkan senyum yang lebih kuat dan sehat hanya dari sesuatu sesederhana potongan rambut.” (I-3)
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Durasi dan teknik penyikatan yang tepat adalah kunci utama kesehatan gigi dan gusi yang menyeluruh.
Selain teknik pembersihan gigi, edukasi kesehatan rongga mulut juga harus mencakup aspek gaya hidup, terutama pola makan.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved