Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MASALAH bau mulut sering kali menjadi kendala bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), drg. Usman Sumantri, M.K.M, membagikan sejumlah tips medis untuk menjaga kesehatan rongga mulut agar tetap segar sepanjang hari.
Menurut Usman, aroma tidak sedap saat berpuasa dipicu oleh penurunan produksi air liur (saliva). Kondisi mulut yang kering menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak lebih cepat di dalam rongga mulut.
Namun, ia menegaskan bahwa kondisi ini bisa diminimalkan dengan kedisiplinan menjaga kebersihan gigi dan mulut.
"Mencegahnya antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, terutama setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah, karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah," ujar Usman, dikutip Jumat (20/2).
Selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan, rutinitas menyikat gigi sebaiknya dilakukan minimal dua kali sehari.
Selain itu, penggunaan benang gigi (dental floss) sangat disarankan untuk menjangkau sela-sela gigi yang tidak tersentuh sikat. Jika diperlukan, penggunaan obat kumur bebas alkohol dapat membantu menjaga kelembapan mulut.
Usman juga meluruskan keraguan masyarakat terkait hukum menyikat gigi saat berpuasa.
"Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi," tuturnya.
Ia merekomendasikan waktu terbaik untuk membersihkan gigi adalah setelah berbuka puasa, sebelum tidur malam, dan setelah sahur.
Selain tindakan fisik, asupan cairan memainkan peran vital. Memperbanyak konsumsi air putih saat jendela waktu berbuka dan sahur sangat penting untuk mencegah dehidrasi yang mengakibatkan mulut kering.
Pemilihan menu makanan juga berpengaruh signifikan terhadap aroma napas. Dokter Usman menyarankan masyarakat untuk menghindari makanan dengan bau menyengat seperti petai, jengkol, atau bawang mentah.
Makanan tinggi gula juga perlu dibatasi karena memicu pertumbuhan bakteri, sementara makanan berlemak tinggi dapat memperlambat proses pencernaan yang berujung pada aroma napas yang kurang sedap.
"Minuman berkafein seperti kopi, teh berlebihan, karena dapat menyebabkan mulut kering," tambahnya.
Sebagai gantinya, ia menyarankan konsumsi buah dan sayur yang lebih banyak karena serat alami di dalamnya mampu merangsang produksi air liur.
Terakhir, Usman mengingatkan agar masyarakat tidak menjilat bibir saat merasa kering. Sifat air liur yang mudah menguap justru akan membuat kelembapan bibir tertarik keluar dan menjadi semakin kering.
Penggunaan pelembap bibir yang aman dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali tetap menjadi langkah pencegahan jangka panjang yang utama. (Ant/Z-1)
Momen berburu takjil ini pun kembali menjadi perekat sosial, baik dilakukan bersama keluarga, sahabat, maupun saat sedang menikmati waktu sendiri di tengah hiruk-pikuk ibu kota.
Tim medis dan ahli gizi Barcelona menyusun rencana konsumsi makanan yang disesuaikan dengan jadwal latihan dan pertandingan bagi para pemain yang berpuasa Ramadan, termasuk Lamine Yamal.
Untuk mencegah penurunan volume ASI akibat dehidrasi, ibu menyusui diingatkan untuk memenuhi target konsumsi cairan sebesar 2,5 hingga 3 liter.
Bingung cara mencegah bau mulut saat Ramadan? Simak tips Ketua PDGI mulai dari sikat gigi setelah sahur hingga pola makan agar napas segar saat puasa.
Simak kiat jaga kebugaran saat puasa bagi usia 30-an dari dr. Risky Dwi Rahayu. Mulai dari pola tidur, olahraga aerobik, hingga asupan nutrisi seimbang.
Untuk mengatasi masalah mulut, sebagai merek yang berkomitmen terhadap kesehatan oral berbasis bahan alami dan teknologi rendah iritasi,
Merokok selama bulan puasa, termasuk saat sahur dan berbuka puasa menyebabkan bau mulut dan nafas jadi tidak segar.
Kesehatan tubuh kita sangat bergantung pada asupan nutrisi yang memadai, termasuk vitamin yang berperan penting dalam berbagai fungsi vital.
Studi yang dipimpin ahli biologi dari Penn State menemukan gaya hidup dapat mempengaruhi komposisi mikrobioma mulut, yakni komunitas mikroorganisme yang hidup di dalam mulut.
TEETHER merupakan mainan yang digunakan oleh bayi untuk merangsang pertumbuhan gigi. Oleh sebab itu sangat penting untuk membersihkan teether secara rutin dan dengan cara yang tepat dan aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved