Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Telur Efektif untuk Bantu Mencegah Stunting

Putri Rosmalia Octaviyani
24/11/2025 13:17
Telur Efektif untuk Bantu Mencegah Stunting
Pemeriksaan mencegah stunting anak.(Dok. Alfamidi)

SURVEI Status Gizi Indonesia menyebut, Indonesia punya target penurunan prevalensi stunting dari 19,8% tahun 2024 menjadi 18,8% di tahun 2025. Untuk bisa mencapai target tersebut, memastikan kecukupan gizi pada anak harus dilakukan dengan ketat. 

Memenuhi kebutuhan makanan bergizi, khususnya protein, menjadi hal krusial untuk mencegah stunting. Telur menjadi salah satu pilihan sumber protein yang direkomendasikan untuk diberikan pada anak.

Corporate Communication Manager PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) Retriantina Marhendra mengatakan, telur kaya nutrisi, mengandung protein, lemak, vitamin, mineral, kalsium, fosfor, kalium serta natrium, sangat baik untuk mencukupi kebutuhan protein anak dan mencegah stunting. Karena itu pihaknya secara konsisten menjalankan Protein Cegah Stunting, merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi. Sejak tahun 2023 telah menyalurkan 60 butir telur per bulan secara berkelanjutan selama enam bulan pada penerima manfaat. Program ini juga turut mendukung upaya pemerintah menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.

"Anak-anak penerima bantuan program ini adalah generasi masa depan Indonesia. Intervensi gizi melalui bantuan telur diharapkan membawa mereka bebas dari stunting dan memiliki tumbuh kembang yang optimal. Penyaluran bantuan tidak cukup satu kali, karena dibutuhkan pendampingan dan pemantauan rutin untuk melihat hasilnya,” kata Retriantina, dalam keterangannya, Senin, (24/11).

Ia mengatakan, telah menyalurkan lebih dari 100.000 telur kepada 415 balita terindikasi stunting di 11 cabang Alfamidi dari Medan hingga Ambon. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan puskesmas, posyandu dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di berbagai daerah memonitor tinggi, berat, lingkar kepala serta aspek tumbuh kembang anak lainnya. Dari hasil monitoring lebih dari 130 balita berhasil lulus stunting, berat dan tinggi badannya naik signifikan. 

Nady, ibu balita penerima manfaat asal Samarinda menyebut, program ini sangat membantu memenuhi asupan protein buah hatinya. Berkat bantuan ini, balitanya mengalami kenaikan berat dan tinggi badan. Senada, Sunggal ibu asal Medan, bersyukur setelah menerima bantuan telur, berat badan anaknya bertambah. “Alhamdulillah, bantuan ini menambah gizi anak saya. Setelah mendapat bantuan, berat badan anak saya bertambah. Saya berharap program ini terus berlanjut ke depannya,” ungkapnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik