Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

AI hanya Alat Bantu, Manusia tetap yang Pegang Kendali dan Arahan

Despian Nurhidayat
18/11/2025 22:28
AI hanya Alat Bantu, Manusia tetap yang Pegang Kendali dan Arahan
Praktisi AI Hadi Purnama Jati(Jagoprompt)

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin populer sebagai penyelamat di detik-detik akahir ketika seseorang harus membuat presentasi cepat. Sebagai contoh adalah Canva, Gamma, dan banyak platform lainnya yang menawarkan hasil instan. Namun nyatanya, banyak pengguna justru mengeluhkan hasil generate slide random, layout acak, dan substansi nya yang tidak jelas.

Praktisi AI sekaligus Guest Lecturer di Leiden University, Hadi Purnama Jati, mengatakan ada penyebab utama mengapa hasil presentasi AI sering mengecewakan dan penyebabnya bukan pada aplikasi.

“Masalahnya bukan pada tools-nya, tapi cara kita berpikir sebelum pakai AI,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (18/11).

Ia menyebut mayoritas pengguna salah kaprah, mengira AI adalah shortcut. Padahal tidak. AI tetap butuh arahan yang jelas, konteks yang spesifik, dan struktur yang sudah dirancang sejak awal.

“AI itu cuma alat bantu mikir, bukan pengganti kepala kamu. Kalau kamu nggak tau siapa audiensmu, apa pesan utamamu, atau bagaimana alur yang bikin audiens betah, maka AI cuma bisa ngasih slide yang cepat, tapi kosong,” tegas Jati.

Pengalamannya melatih banyak institusi besar menunjukkan satu pola, seseorang sering asal klik generate tanpa membuat kerangka berpikir. Maka lahir lah framework presentasi yang ia ajarkan lewat Jagoprompt dan berbagai workshop.

“Ide dasarnya adalah mengajari AI, memahami konteks secara spesifik,” jelasnya.

Framework itu kini diajarkan secara terbuka dalam webinar AI Presentation Magic. Ada sesi live demo yang menunjukkan bagaimana dari halaman kosong, slide bisa menjadi rapi dan siap presentasi dalam 30 menit.

“Pola yang diajarkan di sini bukanlah 100% memakai AI tapi tetap memiliki framework yang didorong penyelesaiannya oleh AI,” pungkasnya. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik