Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terbentuknya bibit siklon 97S di Samudera Hindia, tepatnya di barat daya Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (14/11). Bibit siklon tersebut terpantau berada dalam Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta dan memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot atau 28 km/jam, dengan tekanan minimum 1009 hPa.
Selain itu, BMKG juga mengawasi bibit Siklon Tropis 91W yang menunjukkan potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam kurun 24 hingga 72 jam. Meski peluang pertumbuhannya masih tergolong rendah, bibit siklon ini bergerak ke arah timur dan tetap menjadi perhatian.
“Potensi bibit Siklon Tropis 91W berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan berada pada kategori rendah,” demikian pernyataan resmi BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama karena bibit siklon tersebut berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, serta hujan lebat hingga sangat lebat di Nusa Tenggara Barat.
Selain hujan, angin kencang juga dapat melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, yang turut berdampak pada peningkatan tinggi gelombang. Gelombang 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Bali, selatan Nusa Tenggara Barat, serta perairan Selat Bali bagian selatan hingga Selat Sumba bagian barat. Sementara itu, gelombang lebih tinggi, mencapai 2,5-4 meter, diperkirakan terjadi di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.
Prakirawan BMKG Sentia juga merilis kondisi cuaca di sejumlah kota besar. Di Sumatera, cuaca berawan tebal diprediksi terjadi di Aceh, Pekanbaru, dan Medan, sementara Tanjung Pinang berpotensi hujan petir. Di Pulau Jawa, hujan ringan diperkirakan melanda Serang, Jakarta, dan Bandung; Semarang dan Yogyakarta berpotensi hujan sedang; dan Surabaya perlu mewaspadai hujan disertai petir.
Di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Mataram diprediksi berawan tebal, Denpasar hujan ringan, sementara Kupang berpotensi hujan petir. Kalimantan didominasi hujan ringan di Palangkaraya, sedangkan Tanjung Selor, Pontianak, Samarinda, dan Banjarmasin berpotensi hujan petir.
Untuk Sulawesi, cuaca berawan tebal diprediksi terjadi di Gorontalo dan Manado, hujan ringan di Palu dan Mamuju, serta hujan sedang di Makassar. Sementara itu, hujan ringan berpeluang turun di Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya; hujan sedang di Merauke; serta hujan petir di Nabire. (Ant/E-3)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Peringatan ini menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak awal, terutama melalui kebijakan tata guna lahan yang berbasis sains dan bukti ilmiah.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Senin, 2 Maret 2026.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 Maret 2026 menunjukkan adanya potensi cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter di perairan selatan dan air laut pasang
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved