Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Sabtu, 15 November 2025. Bibit siklontropis 97S terpantau berada di Samudera Hindia Selatan, Pulau Sumba dengan kecepatan angin maksimum 25 not, tekanan minimum sebesar 1007 hektopascal (hPa), dan arah pergerakan ke arah timur.
Bibit ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi dan pertemuan angin atau konfluensi di berbagai daerah. Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di berbagai wilayah.
Bibi siklontropis 97S terpantau berada di Samudera Hindia Selatan, Pulau Sumba dengan kecepatan angin maksimum 25 not, tekanan minimum sebesar 1007 hektopascal (hPa), dan arah pergerakan ke arah timur.
Bibit ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi dan pertemuan angin atau konfluensi di perairan selatan Pulau Sumba hingga Laut Sulu.
Kemudian sirkulasi siklonik terpantau di Laut Cina Selatan Utara Serawak, di Samudera Hindia Barat laut Bengkulu, dan di Samudra Pasifik Timur laut Papua yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi dan pertemuan angin atau konfluensi memanjang di Laut Natuna dari perairan barat Bengkulu hingga perairan barat Lampung dan di Samudra Pasifik Utara Pulau Biak.
Daerah konvergensi lain memanjang di Laut Natuna Utara dari pesisir barat Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, di Samudra Hindia Barat Bengkulu, dari Jambi hingga pesisir barat Lampung, dari Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah, dari Selat Karimata hingga Laut Jawa bagian barat, dari Laut Jawa bagian timur hingga Kalimantan Selatan, dari Kalimantan Tengah bagian utara hingga selat Makassar bagian utara dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tengah, dari laut Seram hingga laut Banda, dan dari laut Flores hingga laut Sawu.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut. Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah yang berwarna kuning.
Sementara itu, perlu ditingkatkan pula kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah yang berwarna jingga di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.
Waspadai juga banjir rob yang berpotensi terjadi pada esok hari di berbagai wilayah pesisir Indonesia, yaitu di pesisir Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, selatan Jawa Barat, Jawa Tengah bagian utara, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Bagi Anda yang tinggal di Denpasar, Mataram, Kupang, Palangkaraya, serta sekitarnya.
Waspada terhadap suhu esok hari yang diprediksi berkisar antara 31 hingga 32 derajat Celcius, terutama bagi Anda yang sedang beraktivitas di luar ruangan agar selalu menjaga stabilitas cairan tubuh dan menggunakan tabir surya.
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum dari berbagai wilayah. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik setiap jam, Anda dapat memantau di aplikasi InfoBMKG yang tersedia di App Store dan Play Store, atau kunjungi website resmi dan media sosial BMKG.
Sumber: Youtube BMKG
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG engimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform Telegram yang mencatut identitas resmi Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) secara ilegal.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
BMKG, melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id/ yang dikutip di Jakarta, Selasa, mencatat kondisi hujan ringan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat
Sejumlah perairan Sumatra Utara berpotensi mengalami gelombang tinggi pada 27 hingga 29 Januari 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Cuaca ini disebabkan Bibit Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat daya Lampung; Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur; dan Bibit Siklon 95S
Perlu diwaspadai hujan petir di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved