Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

IPB University Terapkan Manajemen Talenta Berbasis AI

Basuki Eka Purnama
10/11/2025 09:54
IPB University Terapkan Manajemen Talenta Berbasis AI
Pencanangan IPB sebagai Kampus Negeri Pertama di Indonesia yang menerapkan Sistem AI Talent Management ESQ pada Stakeholder Forum di ICE BSD, Sabtu (8/11).(MI/HO)

REKTOR IPB University Prof. Arif Satria menyambut baik kerja sama antara IPB University dan ESQ Corp dalam penerapan Manajemen Talenta Berbasis Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini menjadikan IPB sebagai kampus negeri pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem pengelolaan talenta berbasis AI secara menyeluruh, melalui platform TalentDNA-ESQ.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena sangat relevan dengan arah pengembangan pendidikan di era digital. Dengan platform AI Talent Management, kita bisa memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang potensi mahasiswa, termasuk kelebihan dan kelemahannya,” ujar Prof Arif dalam sambutannya dalam acara IPB Stakeholder Forum di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (8/11)

Prof Arif menegaskan bahwa penerapan sistem ini menjadi langkah penting bagi IPB dalam memperkuat proses pengembangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan secara presisi.

“Tahun ini adalah momentum yang tepat untuk pengembangan kemahasiswaan, pengembangan dosen, maupun tenaga kependidikan. Data dari sistem ini tidak hanya bermanfaat bagi pihak kampus, tetapi juga bagi industri dan mitra eksternal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof Arif menjelaskan bahwa sistem berbasis AI tersebut dapat membantu dunia pendidikan menyesuaikan potensi individu dengan kebutuhan dunia kerja.

“Melalui AI Talent Management, kita dapat mengetahui karakteristik mahasiswa secara presisi. Ini bisa menjadi dasar dalam pemberian beasiswa, early recruitment oleh perusahaan, hingga pengembangan karier di masa depan,” ungkap Arif.

“Dengan tools berbasis AI ini, kita dapat mengembangkan talenta secara lebih baik dan akurat, sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan zaman,” pungkasnya.

Founder ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, mengapresiasi langkah strategis IPB University yang berani memimpin transformasi menuju era talentism, era di mana kekuatan utama organisasi bertumpu pada potensi manusia, bukan sekadar modal.

“Mengutip pandangan Klauss Schwab pendiri World Economic Forum tentang trend 2030 bahwa dunia sedang mengalami pergeseran besar dari era kapitalisme menuju era talentism. Di masa depan, keunggulan tidak lagi diukur dari kecerdasan intelektual semata, tetapi dari kemampuan mengenali dan menempatkan talenta manusia secara tepat,” ujar Ary.

Ary menyoroti persoalan klasik dalam dunia kerja dan pendidikan yang selama ini belum terselesaikan.

“Fakta menunjukkan 74% organisasi merekrut orang yang salah, 92% siswa SMA bingung memilih jurusan, dan dua dari tiga karyawan resign dalam enam bulan pertama karena merasa tidak cocok. Rata-rata perusahaan bisa rugi hingga Rp380 juta per orang akibat kesalahan penempatan,” paparnya.

Melalui sistem TalentDNA-ESQ, IPB kini dapat memetakan potensi mahasiswa dengan cepat dan presisi menggunakan AI. Pendekatan ini memungkinkan link and match antara kampus dan industri terwujud lebih konkret, sehingga menghasilkan lulusan yang tepat peran dan berdaya saing tinggi.

“Hari ini menjadi momen bersejarah. IPB memimpin terobosan dalam manajemen talenta berbasis AI, sebuah langkah yang tidak hanya penting bagi pendidikan tinggi, tetapi juga bagi masa depan SDM Indonesia,” ujar Ary Ginanjar.

“Selamat untuk IPB, kampus negeri pertama yang berani melangkah menuju era talentism. IPB memang digdaya,” tutupnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik