Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMADIYAH menyatakan dukungannya terhadap Presiden ke-2 RI, Soeharto, yang menjadi salah satu kandidat penerima gelar pahlawan nasional tahun ini. Soeharto dianggap sebagai sosok yang memiliki jasa besar bagi Indonesia.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, mengatakan sejak revolusi kemerdekaan, Soeharto telah berjuang bergerilya terutama berperan penting dalam serangan 1 Maret 1949.
"Kami mendukung bapak Soeharto sebagai pahlawan nasional karena beliau sangat berjasa kepada Republik Indonesia," kata Dadang, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (6/11).
"Selama beliau jadi presiden berhasil melaksanakan berbagai program pembangunan secara terstruktur, seperti Program Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita)," tambahnya.
Dadang juga mengatakan, Soeharto telah berhasil membawa Indonesia mencapai swasembada beras pada tahun 1980-an. Begitu juga keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) yang dinilai berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk.
"Membuat adanya stabilitas ekonomi, politik, dan keamanan yang terjaga," katanya.
"Ketika kita menghargai jasa kepahlawanan seseorang jangan dilihat dari perbedaan politik atau kepentingan apapun kecuali kepentingan bangsa dan negara, terlepas dari kekurangan dan kesalahan seseorang," tutupnya. (H-3)
ADA sejumlah kalangan, terutama aktivis hak-hak asasi manusia, sangat kecewa dengan sikap Muhammadiyah yang menyetujui pemberian gelar pahlawan pada mantan Presiden Soeharto.
Bahlil Lahadalia menilai Soeharto layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia berharap pihak yang menolak dapat menerima keputusan pemberian gelar tersebut.
Titiek Soeharto menilai pro-kontra penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan hal wajar. Ia membantah ada campur tangan keluarga Cendana dalam penetapan gelar Pahlawan Soeharto
Paguyuban Persaudaraan Trisakti 12 Mei 1998 menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait keputusan pemerintah yang memberikan Gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh.
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Soeharto usai menyebutnya pembunuh jutaan rakyat
Bahkan dunia media sosial seperti X (twitter) ini penetapan Suharto sebagai Pahlawan Nasional menjadi tranding.
Idrus menegaskan bahwa momentum ini sebaiknya dijadikan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan reformasi dan memperbaiki kekurangan.
Titiek Soeharto menilai pro-kontra penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan hal wajar. Ia membantah ada campur tangan keluarga Cendana dalam penetapan gelar Pahlawan Soeharto
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Soeharto usai menyebutnya pembunuh jutaan rakyat
KNPI menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto.
Tutut Soeharto menilai pro-kontra pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada ayahandanya, Soeharto, sebagai hal wajar. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa.
PVRI menilai keputusan pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto sebagai skandal politik terbesar di era Reformasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved