Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto.
Pernyataan itu disampaikan Haris dalam Rapat Konsolidasi Pemuda DPP KNPI bersama DPD KNPI se-Indonesia, yang digelar di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, pada Senin (10/11). Ia menilai langkah Presiden Prabowo menunjukkan sikap kenegarawanan dan keberanian moral dalam menempatkan sejarah bangsa secara adil dan proporsional.
“KNPI mengapresiasi Presiden Prabowo yang telah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak Soeharto. Beliau adalah tokoh besar yang meletakkan fondasi pembangunan nasional, stabilitas ekonomi, dan kemandirian bangsa,” ujar Haris.
Haris menambahkan bahwa KNPI sejak lama konsisten memperjuangkan agar Soeharto diakui sebagai Pahlawan Nasional. Bahkan, setiap tahun pengurus KNPI melakukan ziarah ke makam Soeharto di Imogiri sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasanya.
Menurut Haris, pengakuan terhadap Soeharto sebagai Pahlawan Nasional menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk belajar tentang nilai pengabdian, kedisiplinan, dan keteguhan dalam membangun bangsa.
“Pemuda harus meneladani semangat kerja keras dan dedikasi Pak Harto yang membangun bangsa dari nol pasca-krisis. KNPI mendukung penuh langkah Presiden Prabowo yang mengajak seluruh rakyat berdamai dengan sejarah,” ujarnya.
Dalam forum yang dihadiri oleh pimpinan DPD KNPI dari seluruh provinsi di Indonesia, Haris juga menyerukan agar pemuda tetap bersatu menjaga persatuan nasional dan melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan.
“Konsolidasi Pemuda ini menjadi momentum untuk meneguhkan peran pemuda sebagai penerus perjuangan bangsa serta memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” pungkasnya. (E-3)
Idrus menegaskan bahwa momentum ini sebaiknya dijadikan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan reformasi dan memperbaiki kekurangan.
Titiek Soeharto menilai pro-kontra penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional merupakan hal wajar. Ia membantah ada campur tangan keluarga Cendana dalam penetapan gelar Pahlawan Soeharto
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik Soeharto usai menyebutnya pembunuh jutaan rakyat
Tutut Soeharto menilai pro-kontra pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada ayahandanya, Soeharto, sebagai hal wajar. Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan bangsa.
PVRI menilai keputusan pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto sebagai skandal politik terbesar di era Reformasi.
Politikus PDIP Guntur Romli membantah instruksi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada jajaran partai untuk menolak rencana pemberian gelar pahlawan nasional pada Soeharto
Terlepas dari berbagai kekurangannya, Orde Baru memberikan harapan baru karena stabilitas politik, ekonomi tumbuh setelah Orde Lama.
Sesepuh Pondok Pesantren Buntet Cirebon KH Adib Rofi’uddin Izza menyampaikan dukungan atas penganugerahan Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto sebagai Pahlawan Nasional
Kyai E.S. Mubarok mengingatkan pentingnya menilai sejarah secara bijak dan objektif dalam menyikapi pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto.
Tokoh pergerakan mahasiswa era Orde Baru, MS Soelaeman, mengajak publik untuk melihat pemberian gelar pahlawan ansional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto secara proporsional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved