Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BGN Perkuat Sistem Keamanan Makanan agar Lebih Aman dan Higienis

Akmal Fauzi
30/10/2025 17:22
BGN Perkuat Sistem Keamanan Makanan agar Lebih Aman dan Higienis
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana(Antara)

IMPLEMENTASI program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah tantangan di berbagai daerah. Menyikapi hal itu, Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat sistem pelaksanaan program agar semakin aman dan higienis.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, secara umum program MBG berjalan baik, namun pengawasan terhadap standar kebersihan dan mutu tetap ditingkatkan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami menyesalkan masih adanya kasus keracunan di beberapa daerah, tapi yang penting adalah tindakan cepat kami dalam menanganinya. Setiap kejadian langsung kami hentikan sementara, kami investigasi, lalu setelah aman baru dijalankan lagi,” ujar Dadan dalam keterangan yang diterima, Kamis (30/10).

Kepala BGN memaparkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan keamanan makanan bagi jutaan penerima manfaat yakni dengan mengurangi beban kerja dapur SPPG yang tadinya jumlah penerima manfaat per dapur itu 3.000-5.000, kini diturunkan menjadi maksimal 2.000 anak sekolah, atau 3.000 jika didampingi juru masak bersertifikat.

Selain itu, BGN juga melengkapi seluruh dapur SPPG dengan alat uji cepat (rapid test) guna memastikan kualitas bahan baku dan hasil masakan sebelum dibagikan. 

Setiap dapur diwajibkan menggunakan air tersertifikasi, menambah peralatan sterilisasi suhu tinggi (120°C) untuk mengeringkan dan mensterilkan alat makan seperti food tray dalam waktu tiga menit, serta melaksanakan pelatihan dua bulanan bagi seluruh penjamah makanan untuk menjaga kedisiplinan dan kebersihan dapur MBG.

Menurutnya, implementasi yang tepat sangat penting dilakukan agar mendorong hasil yang baik. Hal ini pernah disampaikan oleh Presiden Prabowo mengenai pentingnya aspek higienitas. “Karena itu, kami pastikan seluruh dapur MBG dilengkapi alat sterilisasi dan sistem kontrol bahan baku yang lebih ketat,” tambah Dadan.

Lebih lanjut, Kepala BGN menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami sadar setiap kejadian ada anak yang terdampak dan orang tua yang khawatir. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk memperbaiki setiap aspek pengelolaan, agar program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi kebanggaan nasional,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia serta membuka lapangan kerja di sektor lokal. Hingga akhir Oktober 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 39 juta penerima manfaat di 38 provinsi, dengan dukungan 13.514 SPPG. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya