Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Jateng menggelar groundbreaking 27 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan operasional 32 SPPG yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ditambah dengan 40 SPPG yang sedang dalam tahap pembangunan dan 1 SPPG yang sudah beroperasi, Polda Jateng total memiliki 100 SPPG yang tersebar di seluruh Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di SPPG Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada Jumat (17/10).
Selain Kapolri, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Astamaops Komjen Mohammad Fadil Imran, Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang, Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo, dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.
“Pada hari ini, kita dapat bersama-sama melaksanakan peresmian 32 SPPG, 35 SPKT Polres, dan Groundbreaking 27 SPPG Jajaran Polda Jawa Tengah,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, melalui keterangan tertulis, Jumat, (17/10).
Artanto menyebut kedatangan Kapolri dan rombongan menjadi dukungan dan motivasi bagi Polda Jateng guna menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Adapun SPPG Gedawang, kata Artanto, dibangun di lahan seluas 1.535 meter persegi dengan luas bangunan 661 meter persegi. Artanto menyebut SPPG tersebut bakal beroperasi pada 20 Oktober.
“SPPG ini kan resmi beroperasi mulai hari Senin, 20 Oktober 2025, dan akan menyalurkan program MBG kepada 4.100 penerima manfaat, serta sebagai lapangan pekerjaan bagi sejumlah 54 relawan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Artanto menjelaskan, pihaknya lebih dulu meresmikan satu SPPG sebagai pilot project di Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (11/6) lalu.
SPPG tersebut menjadi pelaksanaan awal MBG dari Polda Jateng. Artanto menyebut SPPG yang telah dimiliki Polda Jateng yakni sejumlah 73 unit. Adapun penerima manfaatnya yakni sebanyak 40.453 orang.
“Kami juga melaporkan kepada Bapak Kapolri bahwa hingga saat ini, jajaran Polda Jateng telah memiliki sejumlah 73 SPPG, yang terdiri dari tahap operasional 33 SPPG, tahap pembangunan 40 SPPG,” jelasnya.
“Dengan jumlah sementara penerima manfaat yang sudah dilayani sebanyak 40.453 penerima manfaat, dan telah membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja sejumlah 690 relawan,” lanjutnya.
Artanto menjelaskan, Polda Jateng menargetkan 100 unit SPPG bakal beroperasi pada Desember tahun ini.
“Dengan dukungan Bapak Kapolri, pada Desember 2025, Polda Jateng menargetkan sebanyak 100 SPPG telah beroperasional dan diproyeksikan dapat melayani 400.000 penerima manfaat, serta menyerap 5.000 tenaga kerja,” jelasnya.
SPPG tersebut nantinya bakal memberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat. Selain itu, setiap SPPG bakal dilengkapi dengan sanitasi hingga filter air.
"Kami memastikan SPPG menjalankan SOP yang ketat untuk menjamin keamanan dan kualitas MBG. Tiap SPPG memiliki sanitasi dan filter air yang baik, serta dilengkapi tray streamer untuk memastikan wadah MBG bersih dari kontaminasi. Selain itu untuk mengantisipasi kejadian keracunan, dilakukan pemeriksaan security food oleh Dokkes Polda/ Polres jajaran sebelum mekanan didistribusikan," pungkasnya. (E-4)
Hingga saat ini mega proyek MBG ini sudah berjalan 1 tahun 2 bulan. Dan target penerima manfaatnya 82,9 juta yang terdiri dari ibu hamil, menyusui, anak balita.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur
Waka BGN larang mobil operasional SPPG dipakai belanja. Kendaraan khusus distribusi MBG, pelanggaran terancam suspend.
Puluhan Kepala SPPG di Solo Raya laporkan minimnya ruang istirahat dan peralatan dapur tak standar. BGN ancam suspend mitra nakal
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati ungkap banyak mitra SPPG mark up harga bahan pangan MBG. Mitra nakal terancam suspend.
Puluhan Kepala SPPG di Solo Raya laporkan minimnya ruang istirahat dan peralatan dapur tak standar. BGN ancam suspend mitra nakal
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Waka BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan mitra Program Makan Bergizi Gratis wajib menyiapkan ruang istirahat layak dan peralatan dapur baru. Pelanggaran terancam disuspend.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Usaha pembuatan telur asin yang diupayakan Yayak juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved