Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan POM Taruna Ikrar menguraikan mengenai peran Badan POM dalam melakukan mitigasi terhadap potensi masalah keamanan pangan yang disajikan kepada anak-anak penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan POM menekankan pada upaya preventif melalui pemberian pelatihan keamanan pangan kepada personil kunci di SPPG.
"Badan POM juga secara berkala melakukan inspeksi ke sarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). September lalu, Taruna Ikrar menyambangi salah satu SPPG yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari di Kota Denpasar, Bali pada September lalu," kata Ikrar dalam keterangannya, Rabu (8/10).
Ia melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas dapur, distribusi makanan, dan sanitasi lingkungan.
"Intinya, Badan POM dan Polri mendukung secara maksimal pelaksanaan program MBG yang menjadi prioritas nasional pemerintah," ujar dia.
Badan POM akan bekerja sama dengan SPPG yang dikelola Polri untuk mengupayakan secara optimal penerapan higiene dan sanitasi dalam penyiapan pangan MBG.
"Dengan ini, kami harapkan, dapat meminimalisir semaksimal mungkin potensi insiden akibat pangan MBG yang disajikan agar tidak terulang lagi," pungkasnya. (H-2)
Setiap SPPG rata-rata mempekerjakan 50 orang. Dengan 24 ribu unit, tenaga kerja langsung yang terserap mencapai sekitar 1,1 juta orang.
SPPG tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga pusat edukasi gizi, pelayanan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Saat ini telah beroperasi 23.012 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau sekitar 65% dari target nasional sebanyak 35.270 unit.
Sebelum didistribusikan kepada siswa penerima manfaat, menu MBG yang diproduksi dilakukan pengetesan cepat (rapid test), untuk mengecek tercemar tidaknya menu MBG.
Dadan mengatakan dana bantuan pemerintah yang terserap untuk program MBG mencapai Rp55,2 triliun.
Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Yayasan Padepokan Pandan Ireng secara resmi mulai mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Hingga saat ini mega proyek MBG ini sudah berjalan 1 tahun 2 bulan. Dan target penerima manfaatnya 82,9 juta yang terdiri dari ibu hamil, menyusui, anak balita.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Sangat penting bagi SPPG untuk melakukan pengelolaan limbah dan penegakan standar operasional prosedur
Waka BGN larang mobil operasional SPPG dipakai belanja. Kendaraan khusus distribusi MBG, pelanggaran terancam suspend.
Puluhan Kepala SPPG di Solo Raya laporkan minimnya ruang istirahat dan peralatan dapur tak standar. BGN ancam suspend mitra nakal
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati ungkap banyak mitra SPPG mark up harga bahan pangan MBG. Mitra nakal terancam suspend.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved