Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Tangerang Glori Telis Amanta mengatakan orangtua harus menjadi pendengar yang baik bagi anak agar anak percaya diri, disiplin, dan mempunyai empati.
"Orangtua sebaiknya menerapkan pola asuh yang penuh kasih sayang, konsisten, dan komunikatif. Jangan hanya menuntut, tetapi juga harus menjadi pendengar," kata Glori, Senin (22/9).
Tidak hanya itu, pola asuh yang tepat menjadi kunci penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak sejak dini. Oleh karena itu, para orangtua diingatkan agar lebih bijak dalam memilih pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Menurut dia, tidak ada pola asuh tunggal yang bisa diterapkan pada semua anak, karena setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan berbeda. Namun, ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan agar pola asuh berjalan dengan baik.
Pola asuh positif dapat diterapkan melalui keseimbangan antara aturan dan kebebasan. Anak perlu diarahkan, namun tetap diberi ruang untuk bereksplorasi sesuai dengan usianya.
"Penting bagi orangtua untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, mulai dari membiasakan anak disiplin, mengajarkan sopan santun, hingga melatih kemandirian. Pola asuh yang baik bukan hanya mencetak anak yang cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter," katanya.
Puspaga Kota Tangerang juga membuka layanan konsultasi bagi orangtua yang ingin mengetahui lebih jauh tentang pola asuh yang tepat.
Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini secara gratis untuk berdiskusi langsung dengan konselor maupun psikolog terkait permasalahan keluarga dan anak.
"Dengan pola asuh yang baik, kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tangguh, sehat, dan berakhlak mulia. Jadi, mari bersama-sama kita belajar, karena menjadi orangtua juga adalah proses pembelajaran," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Banyak pemimpin yang terkadang merasa ragu terhadap kemampuan diri sendiri, terutama ketika harus menghadapi keputusan yang sulit dan bekerja sama dengan rekan kerja.
Penyanyi Meghan Trainor resmi mengumumkan album terbarunya Toy with Me dengan single utama “Still Don’t Care”, lagu penuh pesan kepercayaan diri melawan haters.
PENYANYI Sarwendah kini kerap tampil dengan menggandeng pacar barunya yang bernama Giorgio Antonio. Bersandingan dengan Giorgio, ibu dua anak itu kerap tampil penuh percaya diri.
Rasa malu adalah sifat yang umum dan sesuai dengan perkembangan anak.
Keterlibatan ayah tidak hanya membentuk aspek fisik anak, tapi, juga mempengaruhi kepercayaan diri dan keberanian mengambil risiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved