Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi hujan lebat, angin kencang, hingga banjir rob yang bisa terjadi di beberapa wilayah pada Senin, 22 September 2025.
Sirkulasi siklonik terpantau dari Siklon Tropis Tragasa di Laut Filipina timur laut Pulau Luzon serta Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik Utara Papua dengan kecepatan angin maksimum 15 not. Keduanya membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di sekitar Samudra Pasifik Timur Filipina dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Daerah konvergensi lain memanjang di Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Utara, selatan NTB hingga Bali, Laut Flores, Maluku, Arafuru, serta Papua Tengah hingga Papua Barat Daya. Selain itu terdapat daerah konfluensi terpantau di laut Andaman, Natuna Utara, Cina Selatan, Sulu, Sumatera Barat, Samudra Hindia Barat Bengkulu, Sulawesi, dan Samudra Pasifik Timur Filipina.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah. Hujan lebat hingga sangat lebat juga diprediksi terjadi di Sumatera Utara.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir rob di beberapa wilayah:
Potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 m diperkirakan terjadi di Samudra Hindia Barat Lampung dan Samudra Hindia Selatan, Jawa Barat.
Melalui kanal resmi BMKG, Ina Indah Hapsari, prakirawan BMKG, menyampaikan prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia:
BMKG juga memperingatkan suhu diprediksi 33 sampai 34 derajat celcius di Kota Pangkalpinang, Serang, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya, dan sekitarnya.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan memantau informasi cuaca terbaru melalui aplikasi dan kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca secara cepat.
Sumber: YouTube BMKG
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved