Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TERUMBU karang dunia berada di ambang kehancuran. Suhu laut yang terus meningkat membuat pemutihan karang terjadi lebih sering dan lebih parah. Bagian-bagian besar terumbu kehilangan warna, mati, dan sering kali tak pernah pulih lagi. Padahal, terumbu karang memberi makan jutaan orang melalui ikan, menopang pariwisata, serta melindungi garis pantai dari badai.
Kehilangan terumbu berarti kehilangan banyak hal bagi manusia. Para ilmuwan pun menyadari bahwa cara restorasi lama tidak lagi cukup. Diperlukan pendekatan baru — dan jawabannya mungkin datang dari “super coral.”
Peneliti dari University of Technology Sydney menemukan jenis karang yang hidup di laguna mangrove Great Barrier Reef. Kondisi di sana ekstrem: suhu naik turun drastis, oksigen rendah, kadar garam berubah setiap hari. Namun, karang ini bukan hanya bertahan — mereka justru tumbuh subur.
Untuk menguji ketahanannya, para peneliti memindahkan karang tersebut ke terumbu dekat laguna selama setahun penuh. Hasilnya mengejutkan: ketika diuji panas, karang transplantasi tetap kuat seolah masih berada di habitat asalnya, laguna.
Riset menunjukkan bahwa kekuatan ini bukan semata karena lingkungan, melainkan sudah tertanam dalam tubuh karang.
Tes genetik menemukan bahwa karang mengaktifkan sistem perbaikan DNA, metabolisme, dan keseimbangan tubuh yang membuat mereka cepat pulih dari stres.
“Ini bukti bahwa ketahanan mereka bukan kebetulan, tetapi memang bagian dari biologi mereka,” kata peneliti utama Christine Roper.
Laguna mangrove menjadi arena alami bagi karang untuk terbiasa dengan kondisi keras, membuat mereka lebih tangguh. Stres yang terus-menerus diyakini tidak hanya membentuk gen, tetapi juga cara gen tersebut diatur.
Karang mangrove memiliki pola metilasi DNA yang stabil, memberi kemampuan beradaptasi lebih baik terhadap perubahan. Sebaliknya, terumbu karang biasa menunjukkan pola metilasi yang kurang fleksibel.
Faktor lain adalah pasangannya. Banyak karang mangrove menampung alga Durusdinium, yang lebih tahan panas dibanding jenis lain. Karang dan alga ini bekerja sama membentuk tim yang siap menghadapi tekanan.
Fenomena ini mirip dengan pertanian: seperti halnya tanaman tahan kekeringan yang membantu pangan tetap terjaga, karang tahan panas bisa membantu terumbu bertahan lebih lama. Tempat seperti Low Isles, yang bergantung pada pariwisata laut, bisa sangat diuntungkan.
Namun, ada sisi lain. Sebagian karang mangrove memiliki kerangka rapuh sehingga mungkin kurang mendukung struktur terumbu. Risiko lain muncul jika dipindahkan ke kondisi yang belum pernah mereka alami. Karena itu, setiap langkah harus ditimbang dengan hati-hati.
“Kami tidak menyebut ini solusi ajaib,” ujar Roper. “Super coral hanyalah salah satu opsi. Tapi membiarkan terumbu hancur bukan pilihan.”
Terumbu karang menopang seperempat kehidupan laut dan bernilai miliaran dolar bagi manusia. Jika hilang, dampaknya akan dirasakan secara global. Super coral bisa memberi waktu tambahan, tetapi bukan solusi permanen.
“Restorasi saja tidak cukup. Tanpa pengurangan besar-besaran emisi karbon, bahkan karang terkuat pun tidak akan mampu bertahan,” tegas Dr. Roper. “Super coral bisa membantu menahan laju kerusakan, tapi solusi sesungguhnya ada pada penanganan perubahan iklim.” (earth.com/Z-1)
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved