Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sugar craving atau keinginan kuat untuk makan makanan manis sering muncul saat kita bekerja, terutama ketika energi menurun di siang hari. Meskipun gula bisa memberi dorongan energi instan, efeknya hanya sementara dan justru bisa membuat tubuh cepat lelah.
Agar tetap produktif dan sehat di kantor, berikut beberapa cara efektif untuk mengatasi sugar craving.
Sebelum mencari solusi, penting untuk memahami mengapa craving muncul:
Daripada langsung memilih kue atau permen, coba ganti dengan opsi sehat berikut:
Camilan ini tetap memberi rasa manis atau gurih, tetapi lebih menyehatkan karena mengandung serat, protein, dan lemak baik yang menjaga gula darah stabil.
Dengan pola makan seimbang, gula darah tetap stabil dan craving lebih terkendali.
Selain fisik, sugar craving juga bisa dilawan dengan strategi mental:
Sediakan camilan sehat agar pilihan cepat tersedia saat lapar.
Banyak orang mencari gula karena stres atau lelah. Coba ganti dengan cara yang lebih sehat:
Cara ini memberi efek menyegarkan tanpa harus menambah asupan gula.
Sugar craving saat kerja adalah hal wajar, tetapi bisa dikendalikan. Dengan mengatur pola makan, menyiapkan camilan sehat, dan menjaga mood, Anda bisa tetap fokus, produktif, dan sehat sepanjang hari.
Mulai biasakan langkah kecil seperti mengganti permen dengan buah atau kacang. Dengan begitu, energi tetap stabil tanpa perlu khawatir efek buruk dari konsumsi gula berlebih.
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Untuk mengurangi gula, coba ganti minuman manis dengan air putih atau teh tanpa gula, pilih buah utuh daripada jus kemasan, batasi camilan manis seperti cokelat, biskuit, atau kue.
Makanan ini biasanya disukai banyak orang karena rasanya yang menyenangkan dan dapat memberikan energi cepat, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Cita rasa manis berasal dari senyawa sukrosa, glukosa, fruktosa, atau laktosa, yang memberi sensasi manis di lidah.
Gula yang terkandung dalam makanan manis bisa berasal dari gula alami, seperti pada buah, madu, atau susu. Gula tambahan, seperti sukrosa, fruktosa, sirup jagung tinggi fruktosa
Konsumsi makanan manis berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk seperti obesitas, diabetes, kerusakan gigi, dan gangguan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved