Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

12 Bahaya Terlalu Banyak Makan Makanan Manis

Reynaldi Andrian Pamungkas
10/2/2026 20:35
12 Bahaya Terlalu Banyak Makan Makanan Manis
Berikut Bahaya Terlalu Banyak Makan Makanan Manis(freepik)

MAKANAN manis adalah jenis makanan atau minuman yang memiliki rasa manis dominan karena mengandung gula alami atau gula tambahan.

Makanan manis merupakan makanan dengan kandungan gula yang memberikan rasa manis, yang sebaiknya dikonsumsi secukupnya dan seimbang.

Berikut 12 Bahaya Terlalu Banyak Makan Makanan Manis

1. Meningkatkan risiko diabetes

Gula berlebih membuat kadar gula darah sering melonjak dan lama-lama bisa memicu diabetes tipe 2.

2. Berat badan mudah naik

Makanan manis tinggi kalori tapi rendah nutrisi, sehingga gampang bikin gemuk.

3. Gigi berlubang

Gula menjadi makanan bakteri di mulut yang menghasilkan asam perusak gigi.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Asupan gula berlebih dapat menaikkan kolesterol jahat dan tekanan darah.

5. Mudah lelah dan ngantuk

Lonjakan gula darah yang cepat sering diikuti penurunan drastis, bikin tubuh lemas.

6. Kulit cepat berjerawat

Gula dapat memicu peradangan dan meningkatkan produksi minyak di kulit.

7. Memicu kecanduan

Makanan manis merangsang hormon dopamin sehingga bikin ingin makan manis terus.

8. Menurunkan daya tahan tubuh

Kelebihan gula bisa mengganggu kerja sistem imun.

9. Gangguan pencernaan

Terlalu banyak gula dapat menyebabkan kembung, diare, atau gangguan usus.

10. Risiko perlemakan hati

Fruktosa berlebih bisa menumpuk di hati dan menyebabkan fatty liver.

11. Mood mudah berubah

Konsumsi gula berlebih bisa memengaruhi kestabilan emosi dan suasana hati.

12. Risiko penyakit kronis meningkat

Seperti sindrom metabolik, obesitas, dan masalah kesehatan jangka panjang lainnya.

Kurangi gula tambahan, pilih camilan alami seperti buah, dan biasakan membaca label kandungan gula. (Z-4)

Sumber: alodokter, rsmmbogor



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya