Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

10 Dampak Sering Makan Manis

Reynaldi Andrian Pamungkas
21/11/2025 21:30
10 Dampak Sering Makan Manis
Berikut Dampak Sering Makan Manis(freepik)

MAKANAN manis adalah jenis makanan atau minuman yang memiliki rasa dominan manis karena mengandung gula, baik gula alami maupun gula tambahan.

Rasa manis biasanya berasal dari sukrosa, glukosa, fruktosa, madu, atau pemanis buatan.

Berikut 10 Dampak Sering Makan Manis

1. Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat

Konsumsi gula berlebihan membuat tubuh sering mengalami lonjakan gula darah, sehingga meningkatkan resistensi insulin.

2. Berat Badan Naik

Makanan manis mengandung kalori tinggi tetapi cepat membuat lapar kembali, sehingga memicu kenaikan berat badan.

3. Kerusakan Gigi

Gula menjadi makanan bagi bakteri di mulut yang menghasilkan asam penyebab karies gigi.

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Asupan gula berlebih terkait dengan peningkatan trigliserida, tekanan darah, dan peradangan.

5. Ketergantungan atau Craving Gula

Terlalu sering makan manis membuat otak terbiasa merilis dopamin sehingga menimbulkan kecanduan.

6. Kulit Lebih Cepat Keriput

Gula dapat memicu glikasi, yaitu proses yang merusak kolagen dan elastin, membuat kulit cepat menua.

7. Risiko Perlemakan Hati

Fruktosa berlebih dari minuman manis dapat menumpuk menjadi lemak di hati.

8. Daya Tahan Tubuh Menurun

Gula berlebih dapat melemahkan respons imun dan membuat tubuh mudah terserang penyakit.

9. Menyebabkan Jerawat

Lonjakan gula darah memicu hormon tertentu yang meningkatkan produksi minyak dan peradangan.

10. Energi Naik Turun Secara Drastis

Gula memberi energi cepat, tetapi menyebabkan crash yang membuat lemas, mengantuk, dan sulit fokus.

Untuk mengurangi gula, coba ganti minuman manis dengan air putih atau teh tanpa gula, pilih buah utuh daripada jus kemasan, batasi camilan manis seperti cokelat, biskuit, atau kue. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya