Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

11 Bahaya Sering Makan Makanan Manis

Reynaldi Andrian Pamungkas
09/11/2025 20:30
11 Bahaya Sering Makan Makanan Manis
Berikut Bahaya Sering Makan Makanan Manis(freepik)

MAKANAN manis adalah jenis makanan yang memiliki rasa dominan manis karena mengandung gula alami atau gula tambahan seperti sukrosa, fruktosa, glukosa, madu, atau pemanis buatan.

Makanan ini biasanya disukai banyak orang karena rasanya yang menyenangkan dan dapat memberikan energi cepat, tetapi jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Berikut 11 Bahaya Sering Makan Makanan Manis

1. Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Terlalu banyak gula menyebabkan kadar glukosa darah naik dan membuat tubuh kesulitan memproduksi atau menggunakan insulin dengan baik. Dalam jangka panjang, ini dapat memicu diabetes tipe 2.

2. Merusak Gigi dan Menyebabkan Gigi Berlubang

Gula memberi makan bakteri di mulut, yang menghasilkan asam dan mengikis enamel gigi, menyebabkan karies atau gigi berlubang.

3. Menyebabkan Kegemukan

Makanan manis tinggi kalori tapi rendah nutrisi. Jika dikonsumsi berlebihan, kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak tubuh, sehingga berat badan meningkat.

4. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Asupan gula berlebih dapat meningkatkan kadar trigliserida, kolesterol jahat, dan tekanan darah, yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.

5. Menurunkan Fungsi Otak dan Daya Ingat

Gula berlebih dapat memengaruhi fungsi otak, menyebabkan kabut otak dan menurunkan kemampuan konsentrasi serta memori.

6. Menyebabkan Ketergantungan Gula

Makanan manis menstimulasi otak untuk melepaskan dopamin, sehingga membuat seseorang ingin makan lebih banyak gula, mirip efek kecanduan.

7. Menurunkan Kualitas Tidur

Kadar gula yang tidak stabil dapat menyebabkan lonjakan energi di malam hari, membuat tubuh sulit rileks dan akhirnya mengganggu pola tidur.

8. Menyebabkan Masalah Pencernaan

Terlalu banyak gula dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga memicu kembung, diare, atau sembelit.

9. Mempercepat Penuaan Kulit

Gula berlebih membentuk senyawa AGE yang merusak kolagen dan elastin, dua protein penting untuk menjaga kulit tetap kencang dan muda.

10. Melemahkan Sistem Imun

Asupan gula tinggi dapat menurunkan fungsi sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

11. Memicu Perubahan Mood dan Energi

Gula cepat meningkatkan energi, tetapi efeknya hanya sementara. Setelah itu, kadar gula darah turun drastis dan menyebabkan mudah lelah, gelisah, dan suasana hati tidak stabil.

Makanan manis boleh dikonsumsi, tapi secara wajar. Disarankan oleh WHO, konsumsi gula harian tidak lebih dari 10 persen total kalori harian, sekitar 50 gram atau 12 sendok teh untuk orang dewasa. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya