Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BERLARI adalah salah satu olahraga yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan tekanan darah hingga menjaga berat badan ideal. Namun, risiko tersembunyi bagi kesehatan jantung muncul ketika berlari dalam jarak jauh, seperti marathon.
Menurut Dr. Aron Husink, SpJP (K), FIHA, dokter spesialis jantung di Mayapada Hospital Tangerang, berlari memang dapat memperkuat otot jantung dan memperbaiki sirkulasi darah. Namun, manfaat ini hanya bisa dirasakan jika latihan dilakukan sesuai dengan kondisi fisik individu.
Seringkali, peserta yang belum pernah memeriksakan kondisi jantungnya tiba-tiba mengalami serangan jantung setelah mengikuti program latihan atau event lari. Tanpa penanganan medis yang tepat, kondisi ini bisa berakibat fatal.
Latihan yang berlebihan tanpa cukup waktu istirahat berisiko menimbulkan peradangan sistemik yang meningkatkan kemungkinan serangan jantung. Risiko ini lebih tinggi pada individu dengan riwayat penyempitan pembuluh darah, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, atau keluarga dengan riwayat penyakit jantung koroner pada usia muda.
Dr. Aron mengingatkan pentingnya mengenali gejala berbahaya saat berlari, seperti nyeri dada, sesak napas, detak jantung yang terlalu cepat atau tidak teratur, pusing, atau hampir pingsan. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda masalah jantung yang memerlukan penanganan segera.
Jika merasakan gejala tersebut, segera hentikan latihan dan cari bantuan medis. Mengabaikan tanda peringatan dapat memperburuk kondisi jantung dan meningkatkan risiko kematian mendadak.
Bagi individu berusia 30-35 tahun ke atas, sangat disarankan untuk memeriksakan jantung sebelum mengikuti event lari. Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi potensi penyempitan pembuluh darah atau kelainan jantung sejak dini.
Untuk memastikan berlari tetap aman bagi jantung, latihan harus dilakukan secara bertahap, dengan perhatian pada hidrasi, pola makan seimbang, dan istirahat yang cukup. Mendengarkan tubuh adalah langkah pencegahan yang krusial. Jika merasa kelelahan berlebihan atau nyeri, segera berhenti dan periksa kondisi tubuh.
Pelari dengan faktor risiko, seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat penyakit jantung, disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum berlatih. Pemeriksaan jantung seperti elektrokardiogram (ECG) dan treadmill test bisa membantu mengidentifikasi masalah jantung, sedangkan ekokardiografi memberikan penilaian lebih detail tentang fungsi jantung.
Pelari yang rutin memeriksakan kondisi jantung dan mendengarkan tubuhnya memiliki risiko lebih rendah terhadap masalah kesehatan jantung. Disiplin menjaga kesehatan adalah investasi jangka panjang untuk kinerja dan keselamatan, sekaligus memastikan pengalaman berlari yang lebih aman. (Z-10)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved