Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA Sunnah Senin Kamis adalah salah satu jenis puasa sunnah yang dikerjakan setiap hari Senin dan Kamis oleh umat Islam untuk mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT.
Puasa ini sangat dianjurkan karena Rasulullah SAW sendiri rutin melaksanakannya, dan terdapat banyak keutamaan di dalamnya.
Rasulullah SAW bersabda “Amal-amal manusia diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis. Maka aku suka ketika amalanku diperlihatkan, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
Nabi Muhammad SAW rutin berpuasa di hari Senin dan Kamis, menjadikannya sunnah yang sangat dianjurkan.
Berpuasa memperkuat spiritualitas dan menjadikan hati lebih tenang, sehingga doa lebih mudah dikabulkan.
Membiasakan diri puasa membantu menahan amarah, syahwat, dan emosi negatif lainnya.
Seperti puasa lainnya, puasa Senin Kamis menjadi sarana penghapus dosa selama bukan dosa besar dan disertai taubat.
Menurut ilmu kesehatan, puasa berkala seperti Senin Kamis membantu detoksifikasi, menjaga metabolisme, dan mengistirahatkan sistem pencernaan.
Orang yang sering berpuasa sunnah akan diberi pintu khusus di surga, yaitu Ar-Rayyan, bagi orang yang gemar berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim)
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitu shouma yaumil itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya
"Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala."
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitu shouma yaumil khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya
"Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala."
Waktu niat puasa Seni Kamis dimulai dari maghrib hingga sebelum masuk waktu dzuhur pada hari puasa. Saat niat, tidak wajib melafalkannya secara lisan, cukup dalam hati sudah sah. (Z-4)
Puasa ini termasuk puasa sunnah rutin yang dianjurkan untuk meningkatkan ketaatan, kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Puasa ini termasuk amalan yang rutin dilakukan dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW, karena pada hari Senin dan Kamis amal perbuatan manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah.
Puasa ini memiliki keutamaan besar karena pada hari Senin dan Kamis amal perbuatan manusia diangkat dan diperlihatkan kepada Allah SWT, sehingga Rasulullah SAW
Rasulullah SAW sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis karena pada hari tersebut amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah SWT, dan beliau senang ketika amalnya diangkat
Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang penuh pahala, dengan bacaan niat sederhana namun sarat makna: menahan diri demi Allah, menambah ibadah, dan meneladani Rasulullah SAW.
Puasa Senin Kamis merupakan puasa sunnah yang dilakukan dua kali seminggu, memiliki manfaat spiritual dan kesehatan, serta meneladani kebiasaan Rasulullah SAW.
Waktu melafalkan niat puasa sunnah ini bisa dilakukan pada malam hari, atau saat pagi hari sebelum matahari terbit, selama belum makan atau minum sejak Subuh.
Puasa ini termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun kesehatan.
Puasa Senin Kamis hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya.
Niat cukup diucapkan dalam hati sejak malam hari hingga sebelum masuk waktu dzuhur, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Puasa ini memiliki nilai ibadah yang tinggi karena pada kedua hari tersebut amal manusia diangkat dan diperiksa oleh Allah SWT.
Puasa ini tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung banyak keutamaan spiritual maupun kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved