Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA Sunnah Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis sebagai bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Puasa Senin Kamis hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya.
Rasulullah SAW menganjurkan puasa Senin Kamis karena pada hari itu amal manusia diangkat dan diperlihatkan kepada Allah.
Membiasakan sabar, menahan hawa nafsu, serta menjaga lisan, mata, dan hati.
Puasa dapat membantu detoksifikasi, menyehatkan pencernaan, serta menjaga berat badan ideal.
Menumbuhkan rasa syukur dan kedekatan dengan Allah SWT.
Rasulullah sangat mencintai hari Senin karena hari kelahirannya dan Kamis karena hari amal diangkat.
Dengan jadwal rutin, tubuh dan pikiran lebih teratur.
Hari Senin dan Kamis diyakini sebagai waktu doa lebih dikabulkan.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
“Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillāhi ta‘ālā.”
Artinya
“Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta‘ālā.”
Bacaan Arab
Bacaan Latin
“Nawaitu shauma yaumal khamīsi sunnatan lillāhi ta‘ālā.”
Artinya
“Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta‘ālā.”
Puasa Senin Kamis bukan hanya bermanfaat bagi ruhiyah atau spiritual, tapi juga jasmani atau kesehatan tubuh. (Z-4)
Puasa ini tidak wajib, tapi sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun kesehatan.
Puasa ini memiliki banyak keutamaan dan dianjurkan dalam Islam, karena dilaksanakan berdasarkan sunnah Rasulullah SAW yang secara rutin melaksanakan puasa pada hari-hari tersebut.
Waktu melafalkan niat puasa sunnah ini bisa dilakukan pada malam hari, atau saat pagi hari sebelum matahari terbit, selama belum makan atau minum sejak Subuh.
Puasa ini termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan karena banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun kesehatan.
Niat cukup diucapkan dalam hati sejak malam hari hingga sebelum masuk waktu dzuhur, selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Puasa ini memiliki nilai ibadah yang tinggi karena pada kedua hari tersebut amal manusia diangkat dan diperiksa oleh Allah SWT.
Puasa ini tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena mengandung banyak keutamaan spiritual maupun kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved