Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan kembali mengguyur wilayah Jawa Barat pada Selasa (15/7). Hal tersebut diiformasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat dalam keterangannya.
Menurut BMKG Jawa Barat, terdapat 11 wilayah yang diprakirakan akan diguyur hujan. Sementara itu, prakiraan cuaca 16 wilayah Jawa Barat lainnya diprakirakan akan cerah hingga berawan.
Dari prakiraan cuaca Jawa Barat di atas, hujan dengan intensitas ringan tersebut diprakirakan akan terjadi pada sore hari, skira pukul 16:00 WIB.
Menurut BMKG, hujan yang mengguyur 11 wilayah Jawa Barat itu hanya berlangsung sekitar dua jam. Berbeda dengan wilayah Kabupaten Pangandaran yang diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan selama satu hari penuh.
Walaupun tidak ekstrem, BMKG Jawa Barat mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan hal-hal yang terjadi di lingkungannya, terutama saat terjadinya hujan.
Masyarakat diminta untuk bisa mengenali potensi bencana alam yang terjadi di lingkungannya. Serta, bisa menjaga lingkungannya dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.
"Kepada masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap terjadinya potensi bencana hodrometeorologis seperti hujan lebait hingga sangat lebat dalam skala lokal, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya," tulis BMKG Jawa Barat dalam keterangannya. (Z-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan kategori rendah hingga menengah berpotensi turun di Jawa Barat pada periode Idulfitri 2026.
BMKG Jawa Barat (Jabar) memprakirakan kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah Jabar.
BMKG Bandung mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dalam satu pekan ke depan di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk di Bandung Raya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang berlaku untuk Selasa, 27 Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Dari 27 wilayah Jawa Barat, menurut BMKG delapan wilayah lainnya waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved