Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID Istiqlal mencanangkan Istiqlal EV Community yakni sebuah komunitas kendaraan listrik berbasis masjid pertama di Indonesia. Pencanangan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Istiqlal Global Fund (IGF) dan PT Ilectra Motor Group (bagian dari Indika Energy Group) pada 11 Juli 2025 di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta.
Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peran masjid dalam isu lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.
“Kami menyuarakan isu lingkungan dengan bahasa agama, tidak hanya melalui ceramah, tapi juga aksi nyata seperti penanaman pohon, penggunaan plastik berbahan organik, daur ulang, hingga pemanfaatan ulang air wudhu,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima (13/7).
Menag juga menyampaikan Masjid Istiqlal telah dirancang dengan prinsip sirkulasi udara alami dan ruang terbuka hijau, sebagaimana diakui dalam sertifikasi EDGE dari Bank Dunia.
Direktur Utama IGF, Ahsanul Haq menjelaskan, pencanangan komunitas kendaraan listrik ini merupakan bagian dari sinergi dengan korporasi yang peduli terhadap tren ekonomi dan lingkungan hijau.
“Kami sudah memiliki SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di lingkungan masjid dan sedang membangun laboratorium liquid tree, sebuah akuarium mikroalga yang mampu menyerap CO2 dan memproduksi O2. Satu unit liquid tree setara dengan 240 pohon dan bisa difungsikan sebagai tempat duduk atau pelengkap taman,” ucap Ahsanul.
Menurut dia, Istiqlal EV Community diharapkan menjadi pusat interaksi baru antara masjid dan umat, yang tidak hanya berkutat pada ibadah mahda, tetapi juga aktivitas sosial-ekonomi yang mendukung pelestarian lingkungan.
"Isu emisi karbon juga menjadi perhatian kami, untuk membangun gerakan kepedulian terhadap udara bersih, baik di lingkungan Masjid Istiqlal dan selanjutnya di Jakarta," kata dia.
Komisaris Utama Indika Energy, Arsyad Rasyid menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sejalan dengan visi keberlanjutan perusahaan.
“Gerakan ini akan menyuarakan kendali terhadap eksploitasi berlebih dan mendorong keberlanjutan lingkungan sebagai warisan untuk generasi mendatang,” ucap dia. (Ant/M-3)
Penjualan kendaraan elektrik di Indonesia pada 2025 melonjak pesat mencapai 175.144 unit, naik signifikan dibandingkan 2024 yang tercatat sebesar 103.228 unit.
Pengendara wajib memiliki sisi emosional yang terkontrol agar tidak mengambil keputusan ceroboh yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
DIREKTUR Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai rencana pemerintah untuk menghentikan insentif kendara listrik pada 2026 bukan langkah yang tepat.
Tesla mengumumkan bahwa penjualan mobil listrik secara global pada 2025 turun sekitar 8,6% secara tahunan
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
"Kalau taman kita sudah terawat dengan bagus, pengunjung akan lebih banyak lagi yang ke taman kita ini. Melihat kerapian, keindahan, oksigennya pun bisa kita nikmati,"
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Pengembangan pendidikan di Jakarta mampu melibatkan berbagai sektor. Dengan demikian, nilai-nilai pembelajaran dapat tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa hingga cut-off September 2025, total luasan RTH Jakarta telah mencapai 3.605,93 hektare atau 5,45%.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved