Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Agama menyampaikan operasional pemulangan jemaah haji gelombang I ke Tanah Air telah selesai. Selesainya proses tersebut ditandai dengan kepulangan 379 orang jemaah dan petugas haji dari embarkasi Surabaya (SUB 50) dan 360 jemaah asal embarkasi Solo (SOC), pada Rabu (25/6) malam.
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis M Hanafi menyebut dua kloter yang terbang dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, ini adalah yang terakhir dari gelombang pertama yang kembali ke Tanah Air.
“Dengan demikian sudah lebih dari 50% jemaah dan petugas haji kita yang sudah kembali ke Tanah Air,” kata Muchlis dalam keterangan resmi, Kamis (26/6).
Ia bersyukur seluruh jemaah haji telah menyelesaikan seluruh proses atau rangkaian proses ibadah haji. Muchlis berharap, selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, jemaah tidak hanya menempa diri secara spiritual untuk kepentingan individu, tetapi juga untuk kesalehan yang akan berdampak kepada lingkungan.
“Kita berharap, mereka tidak hanya soleh secara individu tapi juga secara sosial setelah kembali ke Tanah Air dengan haji yang mabrur. Mereka akan memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat, itu harapan kita,” harap Muchlis. (E-3)
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih berada di jalur yang tepat.
Kiat aman menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah lancar, sesuai anjuran dokter spesialis.
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan adanya peningkatan layanan bagi jemaah haji di khususnya saat layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada pelaksanaan haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan yang disajikan untuk peserta diklat calon Petugas Haji 2026.
CALON Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama bagi jamaah yang mengalami kondisi darurat, Senin (12/1).
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan calon petugas haji harus fokus melayani jemaah, bukan pejabat
Petugas haji merupakan representasi negara yang diberi amanah untuk melayani jemaah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved