Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
USULAN soal anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) digeser untuk pembiayaan sekolah gratis di tingkat pendidikan dasar 9 tahun, Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, menegaskan bahwa pendidikan dan mendapatkan gizi yang baik sama-sama hak warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintah.
“Kedua-duanya merupakan hak warga negara. Baik untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan, kemudian gizi, lingkungan yang sehat. Begitu pula hak untuk mendapatkan pendidikan. Tentu ini tidak bisa kita saling hadap-hadapkan,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (2/6).
Namun demikian, jika membahas hal yang lebih fundamental, keberpihakan anggaran negara untuk pendidikan masih belum memenuhi harapan jika dibandingkan dengan MBG.
“Saya melihat keberpihakan anggaran yang dilihat dari postur APBN 2025 dan 2026, ternyata untuk makan bergizi gratis itu menelan anggaran lebih dari Rp200 triliun. Sedangkan untuk pendidikan dasar menengah misalnya, Kemendikdasmen itu hanya mengelola 4,6% atau sekitar Rp33 triliun saja yang memang sebagai leading sector pengelolaan pendidikan secara nasional,” urai Satriwan.
Hal ini secara tidak langsung memperlihatkan bahwa negara saat ini lebih memilih MBG sebagai anak emas, sementara anggaran untuk pendidikan sangat minimalis.
“Kami berharap tentunya kedua-duanya itu harus di prioritaskan yang tergambarkan di dalam proporsi APBN yang berkeadilan. Kalau kita lihat bagaimana usulan dari Mantan Wali Kota Solo agar menggeser anggaran MBG untuk sekolah dasar gratis kami tidak setuju ya, maksudnya adalah menghilangkan makan bergizi gratis tetapi lebih fokus kepada pendidikan dasar gratis,” tuturnya.
“Sebenarnya kedua-duanya itu bisa berjalan secara seiringan dengan syarat apa? Harus ada refocusing anggaran dan penataan ulang anggaran pendidikan di APBN dan APBD secara proporsional,” lanjut Satriwan
Menurutnya, sekolah dasar dan menengah gratis dapat berlangsung jika pemerintah mau menambahkan anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
“Kalau kita lihat sebenarnya biaya atau anggaran BOS selama ini relatif kecil sekitar Rp900 ribu sampai Rp1,2 juta per siswa per tahun. Kalau kita bandingkan dengan MBG ini rasanya besar jaraknya. Jadi MBG saya pikir harus diperjelas dengan tidak mengambil secara keseluruhan jumlah anak tapi betul-betul anak-anak yang miskin, keluarga yang tidak mampu, kemudian ibu yang menyusui yang berasal dari keluarga tidak mampu dan daerah 3T terlebih dahulu,” tegasnya. (H-3)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional SPPG Pondok Kelapa usai 60 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis. BGN tanggung biaya medis dan evaluasi standar dapur.
Skema insentif dalam Program MBG tidak hanya memberikan perlindungan finansial bagi mitra SPPG, tetapi juga disertai mekanisme kontrol ketat. Berlaku no service, no pay.
Harga minyak dunia melonjak dan rupiah melemah menekan APBN 2026. Ekonom ingatkan disiplin fiskal penting untuk cegah defisit hingga 6% dan jaga stabilitas ekonomi.
Airlangga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan sektor swasta untuk berperan aktif dalam mendukung efisiensi ini.
PEMERINTAH melalui Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membagikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) enam hari dalam sepekan.
Pemerintah berencana mengurangi hari operasional program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari. Menkeu Purbaya memastikan efisiensi tanpa mengurangi kualitas.
WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris tak ada toleransi bagi SPPG yang lalai. Sebelumnya keracunan MBG terjadi di Jaktim
BGN meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab terkait peristiwa keracunan menu pada program makan bergizi gratis atau MBG di Jaktim
BGN minta maaf atas insiden MBG di Jakarta Timur, tanggung biaya korban dan suspend SPPG Pondok Kelapa usai 60 orang terdampak makanan.
Skema insentif dalam Program MBG tidak hanya memberikan perlindungan finansial bagi mitra SPPG, tetapi juga disertai mekanisme kontrol ketat. Berlaku no service, no pay.
Tak hanya soal aturan, Kemenag juga ingin mengambil posisi strategis dalam memastikan kualitas layanan.
Konsep prasmanan yang diterapkan untuk pertama kali ini memanfaatkan momentum Idul Fitri 1447 H dengan menyajikan menu khas Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved