Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Unit Kerja Koordinasi Nefrologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Eka Laksmi Hidayati menyampaikan bahwa demam berulang yang tidak disertai batuk dan pilek bisa jadi mengindikasikan adanya gangguan ginjal pada anak.
"Gejalannya biasanya dari gejala infeksi saluran kemih, jadi anak yang sering demam berulang, demam tanpa batuk pilek yang umumnya satu paket jadi influenza, itu kita wajib melakukan pemeriksaan urine untuk kita mengetahui apakah dia infeksi saluran kemih," kata Eka, dikutip Senin (2/6).
Ia menambahkan, gejala infeksi saluran kemih biasanya muncul mendadak pada anak.
Kalau gejala-gejala infeksi saluran kemih muncul pada anak balita, ia mengatakan, pemeriksaan USG perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya batu ginjal.
Eka mengatakan gangguan ginjal bisa menyebabkan sindrom nefrotik, membuat tubuh mengeluarkan terlalu banyak protein lewat urine sehingga seluruh tubuh anak bisa menjadi bengkak.
"Itu biasanya terjadi pada anak yang sebelumnya sehat, kemudian mendadak terjadi bengkak," katanya.
"Karena memang sindrom nefrotiknya itu bukan sesuatu yang berjalannya lambat, relatif akan terlihat dalam waktu mungkin dua minggu, itu sudah bisa sangat jelas bengkaknya," tambah Eka.
Eka menyampaikan sindrom nefrotik merupakan gangguan ginjal yang paling banyak ditemukan pada anak di Indonesia. Gangguan ginjal
ini banyak terjadi pada anak berusia dua sampai enam tahun.
Dia menekankan pentingnya penyediaan fasilitas kesehatan yang bisa menangani penyakit ginjal pada anak secara tuntas di setiap provinsi dalam upaya penanggulangan masalah kesehatan tersebut. (Ant/Z-1)
Umumnya, nyeri yang disebabkan oleh gangguan ginjal terasa di bagian punggung bawah atau samping, namun tidak jarang menjalar ke perut dan dada.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved