Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Ciri Sakit Pinggang karena Ginjal: Perbedaan dengan Nyeri Otot & Cara Mengatasinya

Muhammad Ghifari A
11/3/2026 22:22
Ciri Sakit Pinggang karena Ginjal: Perbedaan dengan Nyeri Otot & Cara Mengatasinya
Ciri Sakit Pinggang karena Ginjal.(Dok. Freepik)

RASA nyeri pada pinggang tidak selalu disebabkan oleh kelelahan atau postur duduk yang buruk. Dalam banyak kasus, sakit pinggang juga dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada organ ginjal yang memerlukan penanganan tepat.

Sakit pinggang akibat masalah ginjal umumnya terasa di bagian bawah tulang rusuk, baik di sisi kanan, kiri, maupun keduanya. Pada kondisi tertentu, nyeri ini tidak hanya menetap di satu titik, tetapi juga dapat menjalar hingga ke perut bagian bawah atau selangkangan.

Perbedaan Sakit Pinggang Biasa dengan Gangguan Ginjal

Dokter spesialis urologi dari RS Cipto Mangunkusumo, Nur Rasyid, menjelaskan bahwa sakit pinggang karena gangguan ginjal memiliki karakteristik yang berbeda dengan nyeri otot atau saraf terjepit.

Menurutnya, nyeri akibat gangguan ginjal biasanya bersifat konstan dan tidak hilang meskipun posisi tubuh diubah. Hal ini berbeda dengan nyeri otot yang biasanya akan mereda jika penderita menemukan posisi duduk atau berbaring yang nyaman.

Selain itu, penderita sangat dilarang melakukan pijatan keras pada area pinggang yang sakit. Berbeda dengan nyeri otot, sakit pinggang karena ginjal tidak akan membaik ketika dipijat, bahkan bisa terasa semakin parah atau memicu komplikasi lain.

Gejala Pendamping Gangguan Ginjal

Selain rasa nyeri di pinggang, gangguan pada fungsi ginjal biasanya disertai dengan sejumlah gejala sistemik dan perubahan pada pola ekskresi, seperti:

  • Volume urine berkurang secara signifikan (oliguria).
  • Frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari.
  • Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil.
  • Perubahan warna urine menjadi keruh, berbusa, berbau tajam, atau bercampur darah.
  • Munculnya pembengkakan pada pergelangan kaki atau area mata (edema).

Penyakit Ginjal yang Menyebabkan Sakit Pinggang

Beberapa kondisi medis pada ginjal yang kerap menimbulkan keluhan nyeri pinggang antara lain:

1. Batu Ginjal

Terjadi akibat penumpukan mineral dan garam di dalam ginjal yang membentuk kristal keras. Batu berukuran kecil mungkin dapat keluar secara alami, namun batu yang besar dapat menyumbat saluran kemih dan memicu nyeri kolik yang hebat.

2. Pielonefritis (Infeksi Ginjal)

Infeksi ini terjadi ketika bakteri (biasanya dari kandung kemih) menyebar ke ginjal. Kondisi ini sangat berisiko bagi penderita diabetes atau individu dengan sistem imun yang lemah.

3. Penyakit Ginjal Polikistik

Merupakan kelainan bawaan atau genetik yang menyebabkan munculnya banyak kista berisi cairan di dalam ginjal. Seiring waktu, kista ini dapat membesar, merusak jaringan sehat, dan mengganggu fungsi ginjal secara permanen.

4. Kanker Ginjal

Jenis yang paling umum adalah karsinoma sel ginjal. Gejalanya sering kali tidak terlihat di tahap awal, namun pada tahap lanjut akan muncul nyeri pinggang yang kronis, pembengkakan perut, serta adanya darah dalam urine.

Catatan Penting: Segera hubungi fasilitas kesehatan jika sakit pinggang disertai demam tinggi, mual muntah yang parah, atau kesulitan buang air kecil sama sekali.

Cara Merawat dan Meredakan Nyeri

Sakit pinggang akibat masalah ginjal memerlukan penanganan medis sesuai dengan diagnosis penyebabnya. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk infeksi atau prosedur tertentu untuk memecah batu ginjal.

Untuk membantu meredakan nyeri secara mandiri di rumah, beberapa langkah aman yang bisa dilakukan adalah:

  • Kompres Hangat: Gunakan handuk hangat atau heating pad untuk mengurangi ketegangan otot di sekitar ginjal.
  • Cukupi Cairan: Minum air putih setidaknya 8-10 gelas per hari untuk membantu membilas bakteri atau kristal kecil.
  • Obat Pereda Nyeri: Mengonsumsi parasetamol sesuai dosis dapat membantu, namun hindari penggunaan ibuprofen atau aspirin tanpa saran dokter karena dapat berpengaruh pada aliran darah ke ginjal.

Tips Menjaga Kesehatan Ginjal

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah gaya hidup sehat untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal:

  • Membatasi konsumsi garam (natrium) dan protein hewani yang berlebihan.
  • Menjaga kadar gula darah dan tekanan darah tetap stabil.
  • Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol.
  • Rutin berolahraga untuk menjaga sirkulasi darah.
  • Menghindari konsumsi obat pereda nyeri jangka panjang tanpa pengawasan medis.

Jika sakit pinggang yang Anda rasakan tidak kunjung membaik dalam 3 hari atau intensitasnya semakin meningkat, segera konsultasikan dengan dokter spesialis urologi atau penyakit dalam untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya