Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STROKE adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti atau terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak dalam waktu singkat.
Gejalanya sering muncul secara mendadak, seperti kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, bicara tidak jelas, hingga kehilangan kesadaran. Penanganan cepat sangat penting untuk meminimalkan dampak jangka panjang.
Stroke umumnya dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu stroke hemoragik dan stroke iskemik. Keduanya memiliki penyebab dan penanganan yang berbeda.
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan pendarahan ke jaringan otak sekitarnya. Tekanan dari darah yang keluar ini bisa merusak sel-sel otak dan memperparah kondisi pasien.
Penyebab umum stroke hemoragik:
Menurut Halodoc, stroke iskemik merupakan jenis yang paling sering terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak, sehingga pasokan oksigen dan nutrisi terganggu.
Faktor penyebab stroke iskemik meliputi:
Meskipun umumnya terjadi pada usia 45 tahun ke atas, kini kasus stroke juga banyak ditemukan pada usia yang lebih muda. Faktor-faktor pemicu tersebut antara lain:
Menurut dr. Reza Aditya Arpandy, Direktur Medik dan Keperawatan RS PON, pola makan sangat berperan dalam meningkatkan risiko stroke. Beberapa jenis makanan dapat memicu hipertensi, kolesterol tinggi, hingga diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan.
Makanan yang Harus Dibatasi:
Makanan-makanan tersebut dapat memicu tekanan darah tinggi, meningkatkan kadar kolesterol, serta risiko obesitas dan penyakit jantung, yang semuanya menjadi faktor utama penyebab stroke. (Z-10)
Dokter menyebut stroke muncul karena kebiasaan pria tersebut yang mengonsumsi minuman berenergi berlebihan setiap hari.
STROK masih menjadi penyebab kematian kedua di dunia dan salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kecacatan jangka panjang.
Penanganan stroke harus dilakukan dengan cepat karena termasuk kondisi medis darurat yang dapat mengancam nyawa dan menyebabkan kecacatan permanen.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Kita jarang membayangkan bahwa kondisi yang mengancam jiwa, seperti serangan jantung atau stroke, bisa terjadi pada diri sendiri.
Minuman berenergi menjadi sorotan utama setelah sebuah studi kasus di Inggris mengungkapkan hubungan antara konsumsi berlebihan dan stroke ringan.
PEMBAHASAN soal stroke hemoragik tengah banyak diangkat oleh masyarakat. Salah satunya karena berita soal suami Najwa Shihab Ibrahim Sjarief Assegaf yang meninggal dunia.
SECARA umum, penyebab stroke hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah dalam otak. Kondisi ini menyebabkan darah tidak mengalir dalam pembuluh darah otak.
WAFATNYA suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief Assegaf menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk memahami lebih dalam terkait dengan stroke hemoragik yang sangat berbahaya.
Ia wafat dalam usia 48 tahun. Ibrahim Sjarief Assegaf lahir di Surakarta pada tahun 1977. Ia menyelesaikan studi hukum di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Laws (LL.M)
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan pendarahan. Jenis ini berbeda dari stroke iskemik, yang disebabkan oleh sumbatan aliran darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved