Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI tahun 2026, kesadaran akan kesehatan vaskular semakin meningkat, terutama bagi kaum wanita. Sebuah penelitian besar yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology Open Access pada Februari 2026 membawa kabar gembira.
Pola makan Mediterania, yang selama ini dikenal baik untuk jantung, ternyata memberikan perlindungan ekstra terhadap risiko stroke bagi wanita, terutama mereka yang telah memasuki masa menopause.
Stroke tetap menjadi salah satu ancaman kesehatan utama bagi wanita di seluruh dunia. Data medis menunjukkan bahwa satu dari lima wanita berusia antara 55 hingga 75 tahun berisiko mengalami serangan stroke.
Risiko ini melonjak drastis seiring perubahan hormon pascamenopause yang memengaruhi elastisitas pembuluh darah.
Studi jangka panjang yang melibatkan lebih dari 105.000 wanita selama dua dekade mengungkapkan bahwa mereka yang patuh pada pola makan Mediterania memiliki risiko stroke keseluruhan 18% lebih rendah.
Namun, poin yang paling mengejutkan adalah penurunan risiko stroke hemoragik (perdarahan otak) yang mencapai 25%. Ini adalah temuan krusial karena stroke jenis ini sering kali memiliki tingkat fatalitas yang lebih tinggi.
Diet Mediterania bukanlah sekadar aturan makan yang ketat, melainkan sebuah gaya hidup. Fokus utamanya adalah pada makanan utuh (whole foods) dan lemak sehat. Berikut adalah pilar utamanya:
Menerapkan diet ini tidak harus mahal atau menggunakan bahan impor yang menguras dompet Anda. Anda bisa melakukan adaptasi lokal dengan memilih ikan kembung yang kaya Omega-3 sebagai pengganti salmon, serta memperbanyak konsumsi tempe dan tahu sebagai sumber protein nabati yang terjangkau.
Ya, kandungan kalium dari sayuran dan lemak tak jenuh dari minyak zaitun membantu menjaga kelenturan pembuluh darah, yang secara langsung berkontribusi pada penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Sangat disarankan. Setelah menopause, perlindungan alami hormon estrogen terhadap pembuluh darah berkurang. Diet Mediterania berfungsi sebagai pelindung tambahan untuk menjaga kesehatan serebrovaskular.
Meskipun manfaat jangka panjang untuk pencegahan stroke membutuhkan konsistensi bertahun-tahun, perbaikan profil kolesterol dan tekanan darah biasanya sudah dapat terlihat dalam 3 hingga 6 bulan penerapan yang disiplin.
Temuan di tahun 2026 ini mempertegas bahwa apa yang kita letakkan di piring hari ini adalah investasi masa tua. Bagi wanita, beralih ke pola makan Mediterania bukan hanya soal menjaga berat badan, melainkan langkah nyata untuk melindungi otak dari ancaman stroke yang melumpuhkan.
| Langkah Praktis | Tindakan |
|---|---|
| Lemak Utama | Ganti minyak goreng dengan minyak zaitun. |
| Porsi Sayur | Minimal 2 jenis sayuran dalam satu piring. |
| Protein Ikan | Konsumsi minimal 2 kali seminggu. |
| Camilan Sehat | Ganti gorengan dengan kacang tanah atau buah. |
Peneliti ungkap pengurangan kadar natrium pada roti dan makanan kemasan secara diam-diam dapat mencegah ribuan kasus stroke dan jantung tanpa mengubah pola makan warga.
Program ini mengubah kebiasaan khas masyarakat Indonesia, yaitu berkaraoke, menjadi bentuk terapi wicara yang menyenangkan.
Meski sering dianggap sebagai penyakit orang tua, para ahli menegaskan bahwa stroke dapat menyerang siapa saja, bahkan di usia muda.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Risiko stroke meningkat pada pagi hari akibat lonjakan tekanan darah, darah lebih kental, dan gangguan tidur. Kenali penyebab dan cara mencegahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved