Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di Indonesia mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan banjir bandang. Padahal, saat ini sebenarnya sudah mulai memasuki musim kemarau.
Kondisi ini dikatakan dipengaruhi oleh aktifnya beberapa fenomena atmosfer, yaitu Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada di Fase 5 (Benua Maritim Indonesia), serta gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang masih melintasi wilayah Indonesia. Fenomena-fenomena tersebut meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah barat dan tengah Indonesia.
“Secara umum cuaca dalam sepekan ke depan akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang masih dapat terjadi, terutama di wilayah Sumatra Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Jumat (23/5).
Lebih lanjut, Dwikorita menambahkan bahwa saat ini beberapa wilayah Indonesia, terutama wilayah selatan ekuator sedang memasuki periode awal musim kemarau.
Pada periode ini cuaca cenderung cerah hingga berawan pada pagi hingga siang hari, lalu dapat berubah signifikan menjelang sore hingga malam hari dengan potensi hujan lebat.
Masyarakat juga perlu mewaspadai cuaca ekstrem bersifat lokal seperti angin kencang, hujan es, dan puting beliung yang kerap terjadi pada periode peralihan ini. Kondisi ini dapat berlangsung hingga masuknya musim kemarau di bulan Juni mendatang.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dinamika cuaca yang cepat berubah dan mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi,” tegasnya.
BMKG dikatakan akan terus memantau perkembangan atmosfer dan menyampaikan informasi serta peringatan dini secara berkala. Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. (H-3)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved