Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bagian dari perayaan 15 tahun eksistensi Midea di Indonesia, Midea Electronics Indonesia melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan bertajuk Midea Blue Wave yang berlangsung pada Sabtu (17/5) di Pulau Tidung Kecil, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh 70 karyawan Midea dan bekerja sama dengan Komunitas Peduli Lingkungan Mangrove Jakarta.
Dalam kegiatan ini, Midea menanam 1.000 coral dan 500 kilogram rumput laut di kawasan pesisir Pulau Tidung Kecil. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat.
"Kami sangat bersyukur atas kepercayaan masyarakat Indonesia selama 15 tahun terakhir. Sebagai penyedia peralatan elektronik rumah tangga, Midea tidak hanya berkomitmen menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga aktif mendukung program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan Midea Blue Wave ini mencerminkan tekad kami untuk terus berkontribusi dalam upaya global melawan perubahan iklim," ujar President Director Midea Electronics Indonesia, Jack Ding, dalam keterangannya, Minggu (18/5).
Penanaman rumput laut juga menjadi wujud dukungan Midea terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Hasil panen rumput laut nantinya dapat diolah oleh masyarakat menjadi berbagai produk, mulai dari makanan hingga bahan baku industri kecantikan.
"Rumput laut memiliki potensi ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat pesisir. Melalui program ini, kami berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian laut. Ini adalah langkah kecil namun berarti menuju masa depan yang lebih hijau dan inklusif," ungkap Head of HR Department Midea Electronics Indonesia Astri Purnamasari.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif warga Pulau Tidung Kecil, Midea juga menyalurkan donasi peralatan elektronik guna mendukung kegiatan sehari-hari masyarakat setempat.
"Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi warga Pulau Tidung Kecil yang telah mendukung kesuksesan acara ini. Donasi peralatan elektronik ini kami harapkan dapat membantu aktivitas warga dan menjadi bagian dari kolaborasi jangka panjang," tambah Deputy General Manager Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto.
Melalui Midea Blue Wave, Midea menegaskan bahwa bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang peduli pada lingkungan dan komunitas. Kegiatan ini menjadi simbol langkah nyata menuju masa depan yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan, selaras dengan visi Indonesia dan dunia.
Midea percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga masa depan industri. Lewat inisiatif seperti Midea Blue Wave, perusahaan berupaya menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia memiliki peran penting dalam menghadapi perubahan iklim global. Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat, melalui transisi energi bersih, pelestarian ekosistem pesisir, serta penguatan peran sektor swasta dalam pembangunan berkelanjutan.
Selain mendukung pemulihan ekosistem laut, penanaman rumput laut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya pelaku UMKM. Rumput laut yang ditanam dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diolah menjadi berbagai produk pangan maupun bahan dasar industri kecantikan dan kesehatan. (Put/E-1)
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
17 komunitas pelestarian lingkungan di Indonesia menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Eco Enzyme Indonesia Bersatu (EEIB) ke-4 di Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara), Kecamatan Legok.
Muslimat NU dan Kementerian Lingkungan Hidup RI menandatangani MoU untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat melalui program Mustika Darling.
Lima sekolah penerima penghargaan ini dinilai konsisten menerapkan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan di sekolah masing-masing.
Program Bulog Hijau dilaksanakan sejalan dengan Pilar Pembangunan Lingkungan, khususnya mendukung TPB 15 (Ekosistem Daratan).
Hotel Golden Tulip Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon yang digelar di SMPN 10 Pontianak
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana.
Salah satu temuan krusial tim adalah ancaman sampah kiriman dari hulu sungai saat curah hujan tinggi. Masalah ini menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan bibit mangrove baru.
Para petambak di pesisir mengikuti pelatihan Field School dengan 15 modul pembelajaran mulai dari pemetaan ekosistem hingga perencanaan usaha aquaculture.
Hingga saat ini, PGN Saka telah menanam 70.000 mangrove, melampaui target KPI yang telah ditetapkan.
SELALU ada pilu yang membuat lutut gemetar tiap mendengar ramalan ilmuwan tentang dunia yang makin kerontang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved