Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MI instan dan junk food merupakan jenis makanan yang sering dikonsumsi dan sangat digemari semua orang. Tidak hanya rasanya yang enak, tetapi mi instan dan junk food sangat praktis karena pengolahannya tidak membutuhkan waktu lama.
Diperlukan pembatasan konsumsi instan dan junk food secara berlebihan. Pasalnya bisa menyebabkan terkena kanker usus atau masalah kesehatan lainnya.
Monosodium Glutamat (MSG) dan penyedap rasa jika di konsumsi berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala dan dapat membuat peradangan pada usus jika terlalu sering mengkonsumsi msg dan penyedap rasa.
Bumbu yang terdapat dalam bumbu mi instan atau makanan junkfood mengandung natrium yang berlebihan yang dapat memicu terjadinya kanker usus.
Mie instan dan makan junkfood sangat mengandung rendah serat. Serat merupakan nutrisi penting yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan penyerapan nutrisi. Jika kekurangan serat dapat menyebabkan sembelit dan memperlambat pergerakan usus. Kondisi ini membentuk lingkungan yang mendukung penumpukan karsinogen (zat pemicu kanker) di usus besar, sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya kanker usus besar.
Makanan instan atau junkfood mengandung bahan pengawet di dalam nya, zat ini dapat mengiritasi lapisan usus dan menyebabkan peradangan kronis pada usus. Jika di komsumsi dalam jangka panjang, peradangan ini dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.
(Siloam Hospital/halodoc/Z-2)
Studi menyebut aktivitas fisik mampu menekan perilaku mirip depresi yang dipicu oleh kegemaran makan junk food dengan tinggi lemak dan gula
Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut.
Intervensi diet seperti periode puasa intermittent setelah diet tinggi lemak cukup untuk menormalkan neuron interneuron CCK dan meningkatkan fungsi memori.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menegaskan agar makanan cepat saji atau junk food yang tinggi kalori, lemak, dan gula tidak dijadikan menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penelitian UNC School of Medicine mengungkap diet tinggi lemak dari junk food dapat merusak sel otak di hippocampus hanya dalam empat hari.
Peta jalan kesehatan AS yang baru diluncurkan dinilai minim aturan soal junk food dan pestisida.
Dari 2013 hingga 2017, angka kejadian kanker usus meningkat di 27 dari 50 negara yang termasuk dalam analisis untuk orang di bawah usia 50 tahun.
Pelajari cara efektif mencegah kanker usus melalui pola makan sehat, olahraga rutin, dan gaya hidup aktif. Lindungi diri Anda dari risiko kanker kolorektal sejak dini.
MENGONSUMSI ayam secara teratur dapat menggandakan risiko kematian akibat 11 jenis kanker yang berbeda, termasuk kanker usus dan lambung.
Mereka yang sering mengejan, duduk dalam waktu lama, kurang mengonsumsi serat, atau berisiko obesitas lebih rentan mengalami ambeien.
Pemeriksaan kanker yang termasuk dalam layanan CKG antara lain, kanker paru, usus, leher rahim, dan payudara pada orang dewasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved