Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi prakiraan cuaca untuk Kamis, 17 April 2025.
BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk udara kabur, asap/kabut, berawan, hujan ringan, hujan sedang, serta hujan disertai petir.
Siklon tropis Erol diprediksi berada di Samudra Hindia Selatan Pulau Sumba Nusa Tenggara Timur yang membentuk daerah konvergensi memanjang dan menginduksi pembentukan low level jet dari Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.
Bibit siklon tropis 97S diprediksi berada di Laut Arafura dan membentuk daerah konvergensi memanjang dari Papua Selatan hingga Laut Arafura serta menginduksi pembentukan low level jet di Maluku bagian Tenggara, Papua Selatan, dan Laut Arafura.
Sirkulasi siklonik diperkirakan terpantau di perairan barat Bengkulu dan Laut Jawa bagian barat yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Kepulauan Mentawai, dan dari Bengkulu hingga Samudra Hindia Barat Daya Banten serta membentuk daerah konfluensi di Selat Karimata.
Selain itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi juga diperkirakan terbentuk di laut Halmahera kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis atau bibit siklon tropis atau sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah low level jet atau konvergensi atau konfluensi tersebut.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai meliputi wilayah:
Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai lebih dari 25 not terpantau di Aceh, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut.
Waspadai ketinggian gelombang 2,5 hingga 4 m di Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur.
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca di wilayah masing-masing. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik dan terkini setiap 3 jam.
Masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG yang tersedia di Play Store dan App Store, atau mengunjungi website resmi BMKG.
Sumber: YouTube BMKG
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
PERGANTIAN bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia berpotensi memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT).
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berdasarkan pantauan terbaru, Bibit Siklon Tropis 97S tercatat memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot dengan tekanan udara minimum sebesar 1003 hektopaskal (hPa).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan masih akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved