Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran 2025. Berdasarkan pemaparan Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, kondisi cuaca dalam sepekan ke depan akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, beberapa wilayah diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang.
"Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah, terutama di Riau, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, serta Papua Tengah dan Papua Pegunungan," kata Andri saat dihubungi, Minggu (23/3).
Menurut BMKG, selama puncak arus mudik dan arus balik, cuaca di Indonesia cukup bervariasi, dengan beberapa wilayah berpotensi mengalami hujan intensitas tinggi, terutama di Sumatera Barat dan Maluku Utara.
Andri menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang terjadi dalam beberapa hari ke depan masih dipengaruhi oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini memasuki fase 5, yang berarti aktivitas konvektif meningkat di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur. Selain itu, sistem tekanan rendah di Samudra Hindia selatan dan bibit siklon 92S juga berkontribusi pada peningkatan gelombang tinggi di perairan selatan Jawa hingga NTT.
"Labilitas lokal yang kuat juga mendukung proses pembentukan awan konvektif, yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah," tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk selalu memantau prakiraan cuaca terkini. Informasi dapat diakses melalui laman resmi di bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca atau aplikasi InfoBMKG.
"Kami mengingatkan pemudik agar selalu siaga dan mempersiapkan perjalanan dengan baik, terutama yang menggunakan jalur darat dan laut. Pastikan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru agar perjalanan tetap aman dan nyaman," ujar Andri. (I-3)
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved