Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK keempat kalinya berturut-turut, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali mengadakan aksi sosial di bulan Ramadan 2025. Kali ini, Sido Muncul menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta untuk 1.000 anak yatim di Jakarta.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada perwakilan anak yatim yang berasal dari 15 panti asuhan dan lembaga, pada Selasa, 18 Maret 2025 di kantor Sido Muncul, Jakarta.
Adapun 15 Panti Asuhan dan Lembaga itu adalah Al-Ikhlas Cipete, Mizan Amanah Cilandak, Pengajian H. Saidi, Panti Asuhan Mizan Cipete Utara, Yayasan Al-Andalusia, Majelis Ta'lim At Taufik, Majelis Ta'lim Al Muawwanah, Al Ittihadiyah, Yayasan Sejahtera Insani, Yayasan Langkah Indonesia Mandiri, Panti Asuhan Yos Sudarso, Mizan Pasar Minggu, Mizan Karang Tengah, Panti Asuhan Anak Yatim Piatu Yayasan Muslim Nusantara Foundation, serta RT dan RW sekitar Cipete Selatan.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat merasa bersyukur di bulan penuh kebaikan ini bisa berbagi bersama dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa. ''Ini tahun keempat kami laksanakan. Ada 15 yayasan. ada beberapa yang tiap tahun dapet. Kalau di Semarang di sekitar pabrik, di lingkungan dekat kantor,'' kata Irwan.
Menurut Irwan, lewat acara ini, Sido Muncul mendapat kesempatan berbagi. ''Supaya nanti anak-anak bisa merayakan lebaran lebih baik. Kalau lebaran, nanti bisa pakai baju yang baru. Menurut saya, kesempatan ini bagus. Apalagi di bulan Ramadan. Lebih pas gitu,'' tambah Irwan lagi.
Langkah Irwan yang bukan muslim menebar kebaikan ini dinilai di luar kebiasaan. Tapi Irwan menilai kalau berbuat kebaikan itu memang untuk sesama. ''Sebagai sesama manusia. Menurut saya enggak ada batas,'' urai Irwan.
Irwan melanjutkan, pada bulan Ramadan tahun ini, Sido Muncul juga telah menjalankan sejumlah aksi berbagi untuk sesama.
“Selain itu, Sabtu kemarin kami juga baru saja memberikan bantuan untuk penanganan 170 anak stunting di RS Permata Jonggol, Bogor. Dan besok Jumat, kami juga akan memberikan bantuan untuk 1.000 dhuafa di Kabupaten Semarang,” tambah Irwan.
Pada kesempatan tersebut, Irwan Hidayat juga berpesan untuk selalu berbagi kepada sesama. Pasalnya, sekecil apapun bantuan yang diberikan pasti akan bermanfaat bagi penerimanya. "Kegiatan ini rutin telah kami lakukan sejak sepuluh tahun lalu di Semarang. Sementara di Jakarta merupakan tahun keempat. Kami sangat bersyukur dan berharap melalui santunan ini bisa bermanfaat dan membantu sebagian kecil kebutuhan mereka terutama dalam menyambut Hari Raya," tutur Irwan.
PERHATIAN PADA WARGA
Pada kesempatan itu, Lurah Cipete Selatan Fuad, SE berterimakasih kepada Sido Muncul yang telah memberi perhatian pada warganya yang yatim. ''Alhamdulillah, patut bersyukur pada Allah SWT karena Sido Muncul dapat berbagi untuk masyarakat, khususnya sekitar Kelurahan Cipete Selatan. Ini sudah 4 tahun. Memang banyak juga yang membutuhkan terutama di bulan Ramadan ini butuh sekali bantuan untuk kegiatan di bulan suci Ramadan,'' ujar Fuad.
Salah seorang pengurus panti asuhan yang hadir, Fifi, juga berterimakasih atas perhatian Sido Muncul ini. Menurut Fifi, di bulan Ramadan ini, anak-anak asuhnya memang membutuhkan perhatian dari semua pihak. (Yan)
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan bulanan Beasiswa Teladan Negeri
BRI Insurance menyalurkan bantuan peralatan sekolah dan biaya operasional kepada Yayasan Ridho Berkah Sejahtera dan Yayasan Bayata di Jakarta sebagai bagian dari program TJSL Ramadan 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Chandra, itu juga dirangkai dengan acara buka puasa bersama ribuan anak yatim, serta kehadiran penyanyi religi Opick serta tausiah dari ustaz Zaky Mirza.
Vega Hotel Gading Serpong menyelenggarakan kegiatan istimewa bertajuk "Buka Puasa Bersama Anak Yatim & Media-Content Creator Gathering".
Tema Ramadan sebagai bulan kemanusiaan dipilih untuk menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan kepedulian sosial.
Sampah organik rumah tangga didominasi oleh sampah dapur dan sisa makanan saat berbuka puasa maupun sahur
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri, pusat perbelanjaan mulai menghadirkan berbagai program tematik untuk menarik pengunjung sekaligus memfasilitasi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Menko Muhaimin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi nasional dalam penanggulangan kemiskinan.
Indonesia memiliki modal sosial yang kuat berupa tradisi gotong royong dan solidaritas yang telah menjadi identitas bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved