Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA tidak hanya berdimensi vertikal dalam arti pelaksanaan perintah Tuhan untuk menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa memiliki nilai mendalam secara horizontal khususnya pada aspek pendidikan kepedulian sosial pada sesama.
Hal ini disampaikan oleh Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq pada kesempatan buka puasa bersama dengan ibu negara ke-4 Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Kegiatan buka puasa ini merupakan kegiatan rutin bersama komunitas lintas iman yang digelar oleh Ibu Sinta sejak 25 tahun yang lalu.
"Ibu negara ke-4 ini konsisten dalam menyemai semangat toleransi, kewargaan dan kemanusiaan yang menjadi nilai penting dalam perjuangan Gus Dur," terang Fajar.
Fajar menegaskan bahwa semangat ibadah puasa adalah medium pembelajaran nilai-nilai kemanusiaan universal. "Puasa mengingatkan kita agar tumbuh menjadi insan beriman yang peduli dan empati terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang sosial apapun. Dan ini bagian tak terpisahkan dari penguatan karakter setiap anak bangsa." terang Fajar dalam sambutannya.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Sinta juga menegaskan bahwa puasa mengajarkan nilai-nilai dasar berbangsa di tengah keberagaman, tak hanya sosial keagamaan namun juga dalam aspek ekonomi. "Puasa memperkuat komitmen kewargaan, kemanusiaan dan keindonesiaan," terang Pendiri Yayasan Amal Hayati ini.
Lebih lanjut, Sinta juga berpesan agar momentum Ramadan dijadikan sebagai wahana untuk menguatkan tali persaudaraan sesama anak bangsa untuk memperkuat persatuan, dan persaudaraan, saling tolong menolong tanpa melihat suku, agama, ras, dan golongan.
Kegiatan dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat sipil dan juga komunitas pendidikan seperti Yayasan Sekolah Dapena. Tak kurang 500 warga turut hadir dalam kegiatan ini dari beragam latar belakang sosial-keagamaan. Kegiatan ini merupakan kerjasama Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika dan Yayasan Puan Amal Hayati. (I-3)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar syukuran atas anugerah gelar pahlawan nasional kepada K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Marsinah.
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa pada Senin (10/11), bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.
Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dan Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) disebut sama-sama memiliki kontribusi besar bagi bangsa Indonesia dalam bidang yang berbeda.
KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengungkapkan saatnya bangsa Indonesia bersatu, saling mendukung dan menguatkan untuk membangun bangsa bersama-sama.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekaguman kepada Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
Besarnya putaran ekonomi yang pada tradisi Dandangan karena banyaknya pengunjung yang datang ke acara yang berlangsung setahun sekali ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved