Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak dari Universitas Indonesia, Ria Yoanita, mengatakan sekolah berperan dalam melakukan tindakan pencegahan penyebaran penyakit pada siswa jika ditemui indikasi penyakit saat melakukan pemeriksaan cek kesehatan gratis (CKG).
"Pihak sekolah dan guru perlu melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan siswa mendapatkan penanganan yang tepat," kata Ria, Selasa (11/2).
Ria mengatakan langkah yang dapat dilakukan guru atau sekolah jika mendapati anak dengan indikasi kesehatan tertentu sebaiknya memberikan waktu istirahat pada siswa yang sakit agar tidak menularkan penyakit ke teman-teman yang lain.
Selain itu, guru juga bisa membawa siswa ke dokter untuk diperiksa agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Pihak sekolah juga perlu berkoordinasi dengan orangtua untuk memastikan pengobatan siswa berjalan baik dan mengupayakan cara agar siswa tetap bisa mendapatkan ilmu.
Dokter yang bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Tambak ini mengatakan guru perlu mengingatkan edukasi untuk membiasakan hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan secara rutin di setiap kegiatan.
"Membiasakan siswa untuk mencuci tangan secara rutin, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain, memastikan siswa menggunakan alat makan pribadi," katanya.
Ia juga mengingatkan untuk selalu menjaga asupan nutrisi anak yang cukup untuk memperkuat daya tahannya.
Ria pun mengapresiasi program Cek Kesehatan Gratis yang dilakukan pemerintah untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan anak sejak dini di usia sekolah.
Ia juga mengatakan CKG diharapkan bisa menjaring penyakit-penyakit yang biasa diderita anak usia sekolah seperti infeksi saluran pernapasan, diare, cacar air, cacingan, konjungtivitis, campak, Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD), Infeksi kandung kemih (ISK), hingga asma dan roseola. (Ant/Z-1)
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Musim flu di New York tahun ini datang lebih awal dan menyebar lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved